Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Rehabilitasi Mangrove dan Pola Zonasi yang Menjerat Sedimen

 – Mangrove merupakan tanaman yang identik dengan wilayah pesisir. Mangrove yang hidup di tempat berlumpur maupun di pasir, menawarkan berbagai manfaat, mulai dari tempat ikan bermain, mencari makan, tempat untuk berlindung, dan yang jarang diketahui oleh orang banyak yaitu sebagai penjerat sedimen.Sedimen yang terperangkap di area tumbuhan mangrove lama-kelamaan akan membentuk tanah baru dan bisa menambah garis pantai suatu wilayah. Bahasa ilmiahnya, proses ini dikatakan sebagai proses sedimentasi.Mangrove hampir tidak memiliki sisi negatif sama sekali malah sangat banyak sisi positif yang bisa dirasakan masyarakat pesisir jika mangrove terus dijaga habitatnya. Mangrove yang hidup secara alami akan membentuk sebuah zonasi yang sangat bagus untuk kawasan pesisir. 

Berkunjung ke Gampong Penghasil Garam di Aceh Besar

 – Beberapa hari lalu saya dan teman-teman kampus, harus melakukan kuliah lapangan ke wilayah pesisir untuk mengetahui karakteristik sosial dan budaya masyarakat pesisir. Kami memutuskan untuk mengunjungi gampong (desa) Lampanah dan Leungah di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar.Gampong Lampanah berada di Kemukiman Lampanah, Leungah, gampong lainnya yang termasuk dalam kemukiman ini adalah Bereunut, Ujong Kupula, Ujong Mesjid, dan Juga Leungah.Dua gampong ini menjadi desa perbatasan di Aceh Besar yang berbatasan dengan Kabupaten Pidie, dan masih banyak orang di luar sana yang belum mengetahui gampong ini. Jadi, apa salahnya untuk kuliah lapangan ke gampong ini sekaligus untuk mengenalkan potensinya.

Liburan Ceria di Pantai Warna-Warni Kuala Leupung, Aceh Besar

 – Hari Minggu menjadi hari pilihan bagi kebanyakan orang, untuk liburan dan melepas lelah. Hari minggu menjadi waktu yang sangat tepat untuk berkumpul dan tertawa bersama keluarga, para sahabat, teman kantor, dan sebagainya.Ke pantai menjadi salah satu pilihan yang bagus untuk mengistirahatkan pikiran dari pekerjaan yang tidak ada habisnya. Di pantai kita bisa menemukan ketenangan, menikmati keindahan yang disuguhkan oleh alam, mendengarkan deburan ombak yang membawa kedamaian dan angin di pantai yang benar-benar bisa membuat kita rileks.Mencari ketenangan sambil menikmati pantai, bukan menjadi hal yang baru lagi bagi beberapa orang bahkan hal ini menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan. Buat kamu yang sering ke pantai atau istilah kerennya nge-pantai, pasti sudah tidak asing lagi dengan kata-kata vitamin sea.

Keberhasilan Rehabilitasi Mangrove dan Penanganannya

 – Deretan bibit mangrove yang sudah mati tampak terlihat jelas dari jalanan Ujung Pancu. Mangrove tersebut ditanam bulan November lalu oleh salah satu lembaga yang fokus terhadap rehabilitasi mangrove di Gampong Lamteungoh.Di sepanjang Pantai Ujung Pancu kita bisa melihat mangrove-mangrove yang sudah mati tersebut berjejer rapi. Di Gampong Lam Badeuk kita akan melihat pemandangan yang sedikit berbeda, banyak pohon mangrove yang sudah tumbuh besar dan lebat.Ada sedikit perbedaan yang jelas tergambar antara mangrove yang ada di Gampong Lamteungoh dan Lam Badeuk. Mangrove di Lamteungoh banyak yang sudah mati, hanya beberapa yang nampak masih hidup. Sedangkan, mangrove di Gampong Lam Badeuk sudah tumbuh besar dengan tinggi kurang lebih setinggi orang dewasa.

Mangrove, Tumbuhan dengan Sejuta Manfaat

 – Kamu pasti sering refreshing ke pantai, pada saat pekerjaan di kantor menumpuk. Ditambah, masalah kehidupan yang kamu jalani seakan membuat hidupmu semakin berat. Tidak bisa dipungkiri, menikmati pemandangan di laut menjadi salah satu pilihan untuk menenangkan pikiran yang sedang kacau.Di saat kondisi seperti ini, saya lebih memilih pergi ke pantai untuk melepaskan semua kegalauan, stres, dan beban di hati. Dengan pergi ke pantai, saya merasa banyak energi positif yang disediakan oleh alam. Untuk kamu yang sering mantai, pasti sudah tidak asing lagi dengan namanya mangrove.Mengenal mangrove, memang menjadi hal wajib bagi kita yang cinta dengan laut. Apalagi, Indonesia merupakan negeri yang memiliki wilayah laut terluas di dunia. Luas laut Indonesia kurang lebih mencapai 5,8 juta km2, dengan jumlah pulau-pulau mencapai 17.500.Baca selengkapnya...

Menjadi Perempuan yang Peduli Lingkungan

.co.id – Hutan dan laut merupakan sesuatu yang saling berinteraksi dan saling berhubungan. Bahkan, orangtua kita pernah memberikan nasihat, ada hutan maka akan tersedia air, jagalah hutan kita untuk kehidupan.Dua elemen ini menjadi bagian terpenting dalam kehidupan kita. Tanpa kita sadari, hutan dan laut menjadi penopang kehidupan kita. Hutan dan laut menyediakan kita berbagai kebutuhan, dari kebutuhan primer dan sebagainya.Manusia sama sekali tidak bisa dipisahkan dari keduanya, tetapi kadang manusia telah merusak hutan dan laut tanpa disadari. Sebuah contoh saja, ketika terjadi pembukaan lahan dengan cara membakar hutan, walaupun lahan tersebut bukan termasuk dalam hutan lindung tetapi cara tersebut salah.

Inspirasi, Datang dan Pergi dengan Cepat

Inspirasi bisa tiba-tiba datang dan pergi begitu saja. Terkadang, inspirasi datang di waktu yang tidak terduga. Contohnya saja, ketika saat bermain sosial media, di kamar mandi, atau bahkan saat ingin tidur sekalipun.Ketidaktepatan waktu itulah, yang membuat sebagian orang lupa dengan idenya. Kalau inspirasi itu tidak segera ditulis, jangan harap dia akan bertahan lama di memori kita. Bila kita tidak segera menulisnya ke dalam wadah, siap-siap saja semuanya akan hilang begitu saja.Ketika inspirasi untuk menulis itu datang, secepatnya ambil buku catatan kecil dan tuangkan ide tersebut. Selanjutnya, tinggal kita yang menentukan, apa yang akan kita jadikan isi dari tulisan itu.

Belajarlah untuk Istiqomah

Dalam kehidupan ini kita selalu dihadapkan kepada dua pilihan, kita harus memilih untuk maju atau mundur, untuk kalah atau menang, untuk mencoba atau tidak, untuk istiqomah atau labil dan lain sebagainya.Kadang ketika kita mulai melakukan sesuatu, kita sudah tekadkan dalam hati untuk terus melakukannya agar bisa selalu berada di jalan yang telah kita tentukan. Tapi pada kenyataannya selalu gagal di tengah jalan, mulai dari godaan dari diri sendiri, dari lingkungan, sampai dengan pekerjaan.Semua itu sampai membuat kita memutar balik sesuatu yang telah kita niatkan dari awal, untuk berhasil menjadi sesuatu yang mustahil. Mungkin hal ini yang selalu dialami oleh orang yang belum paham dan mengerti siapa dirinya, belum menemukan tujuan hidupnya dan belum tahu kenapa dia ada di dunia ini.