Miris, 4 IRT dan 2 Balita Dipenjara

Miris, 4 IRT dan 2 Balita Dipenjara

Billy Howarth  ⋅  21 Feb 2021 20:04:45

 – Komisi IV DPRD Loteng mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menjenguk sekaligus mempertanyakan kejelasan proses penahanan 4 orang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Wajegeseng Kecamatan Kopang.

Empat orang IRT ditahan lantaran dituduh melakukan pengerusakan dengan melemparkan batu ke gedung milik pengusaha tembakau.

Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H Supli SH mengaku, kedatangannya itu atas dasar kemanusiaan karena ada laporan masuk ke Komisi bahwa ada Empat orang IRT diproses hukum dan ditahan Kejaksaan.

Padahal lanjutnya, dua di antara IRT itu memiliki anak balita yang usianya sekitar satu tahun ikut ditahan bersama ibunya lantaran dituduh melakukan pengerusakan gudang rokok dengan cara melempar batu.

“Kami terkejut dan miris mendengarkan laporan itu, akhirnya kami memutuskan turun mencari tahu permasalahan sebenarnya, mulai dari Polsek Kopang,” ungkapnya, Kamis 18 Februari 2021.

Supli mengungkapkan, setelah di Polsek, informasi diterimanya bahwa 4 IRT bersama dua balitanya sudah dipindah ke Kejaksaan dan mempertanyakan alasan sampai dilakukan penahanan itu.

Continue Reading

Related Posts