Kematian Ustaz Maaher dan Hak Sebagai Tahanan Jika Sakit Parah

Kematian Ustaz Maaher dan Hak Sebagai Tahanan Jika Sakit Parah

Nikolaj Hedlund  ⋅  10 Feb 2021 02:22:14

 – Meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata menjadi perhatian publik. Berdasarkan keterangan dari Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo meninggalnya Ustaz Maaher karena sakit. Sebelum penyerahan berkas perkara ke Kejaksaan, Ustaz Maaher mengaku sakit dan dibawa ke RS Polri Said Soekanto, setelah sempat ditangani dan dinyatakan pulih, Ustaz Maheer kembali ke Rutan.

Ustaz Maaher kembali mengeluh sakit saat berkas perkara diterima Kejaksaan. Pada saat itu pula status Ustadz Maheer menjadi kewenangan Kejaksaan. Sebelum pindah Rutan, Ustaz Maaher jatuh sakit, Argo mengatakan Ustaz Maaher sempat diminta agar dibawa ke rumah sakit namun dia menolak.

Hingga akhirnya pada hari Senin, 8 Februari 2021 Ustaz Maaher mengembuskan napas terakhirnya di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, berstatus tahanan Kejaksaan. Sebelumnya, kuasa hukum Ustadz Maaher, Djuju Purwantoro, sempat menyurati Penyidik Polri agar kliennya bisa dirawat di RS. Ummi, Bogor, Jawa Barat. Sebab jejak rekam medis Ustaz Maaher sudah ada di sana, namun permohonan itu ditolak.

Kuasa hukum Ustaz Maaher yang lain, Yushernita, juga sudah mengajukan penangguhan penanahan, karena kliennya sakit dan tidak mau makan. Tapi tetap saja permohonan itu tidak direspon. Dari jejak rekam medis, Ustaz Maaher mengidap penyakit tuberklosis usus. Apakah penyakit itu penyebab kematian Ustaz Maaher? Tentunya itu masih menjadi misteri di tengah publik.

Continue Reading

Related Posts