Strategi Pemasaran UKM Paling Jitu di Era Digital

Strategi Pemasaran UKM Paling Jitu di Era Digital

Peggy A. Jones  ⋅  04 Feb 2021 23:02:06

– Pandemi masuk tanah air dan menghantam hampir semua bidang usaha. Mau tidak mau para pelaku usaha terutama skala kecil harus memutar otak. Bagaimana caranya strategi pemasaran UKM ini bisa tepat sasaran.

Tujuannya sudah pasti untuk memangkas ongkos-ongkos yang sebenarnya tidak perlu. Tiap orang atau pemilik usaha pastinya memiliki formula masing-masing.

Khusus bagi pemula bila tidak ingin boncos maka harus bisa berhitung atau melakukan perencanaan matang. Tujuannya agar semua terukur dengan baik.

Jangan sampai asal-asalan dan pada akhirnya tidak ada dampak signifikan. Cara paling mudah tentu saja dengan melihat kompetitor dan melakukan rumus Amati, Tiru dan Modifikasi.

Cara ini termasuk yang paling efektif dan masih banyak dilakukan para pelaku usaha. Namun kini ternyata cara itu sudah tidak cukup lagi.

Harus ada effort lebih untuk menghasilkan satu formula yang powerfull. Tujuannya sudah pasti konsep low budget high impack itu terwujud.

Strategi Pemasaran UKM di Era Digital

Strategi pemasaran adalah satu strategi atau cara yang digunakan pelaku usaha untuk memenangkan persaingan. Strategi ini diterapkan secara berkesinambungan dengan cara terukur.

Strategi disusun dengan perencanaan matang yang ditandai dengan berbagai inovasi. Artinya semua kegiatan bersifat dinamis dan berproses ke arah yang lebih baik.

Untuk sampai titik ini para pelaku usaha, baik mereka yang menawarkan barang dan atau jasa memiliki blueprint atau ketentuan yang menjadi nilai jual utama. Tujuannya agar strategi tepat sasaran atau tidak meleceng.

Semua ini akan lebih efektif bila satu sama lain bersinergi dengan baik. Selain itu juga harus mengoptimalkan teknologi digital karena cara ini dipercaya mampu memangkas banyak hal.

Bukan hanya biaya atau cost saja tapi Sumber Daya Manusia yang akan terlibat di dalamnya. Maklum saja, pandemi memaksa satu sama lain harus jaga jarak.

Sementara itu UKM atau Usaha Kecil dan Menengah adalah semua jenis usaha baik itu dibidang barang dan jasa yang memiliki keuntungan kurang dari Rp 300 juta dalam satu tahun. Usaha ini juga memiliki ciri tidak memiliki karyawan yang tidak lebih dari 20 orang.

Continue Reading

Related Posts