Bahaya Jika Suami Tidak Memiliki Sifat Dayyuts pada Istri

Bahaya Jika Suami Tidak Memiliki Sifat Dayyuts pada Istri

Olivia Dixon  ⋅  21 Jan 2021 20:05:46

 – Salah satu sumber kebahagiaan dalam berumah tangga adalah memiliki pasangan hidup yang saleh. Dengan kesalehannya Allah berkenan memberikan sentuhan-sentuhan keberkahan yang jauh melampaui dugaan kita. Oleh karena itu, di dalam kehidupan rumah tangga, seorang suami harus menegakkan peraturan kepada istrinya agar berpegang dengan adab-adab yang diajarkan dalam Islam.

Istri dilarang ber-tabarruj, ikhtilat (campur baur laki-laki dan perempuan), dan keluar rumah memakai wangi-wangian atau parfum. Sebab, semua itu akan menjatuhkannya ke dalam fitnah. Adanya rasa cemburu merupakan bumbu dalam suatu rumah tangga. Pasangan suami-istri yang tidak memiliki rasa cemburu sama sekali akan membuat hubungan keduanya terasa dingin.

Dalam ajaran Islam, cemburu dipandang sebagai sesuatu yang penting. Sebuah riwayat dari ‘Amar bin Yasir menegaskan pentingnya keberadaan rasa cemburu dari seorang istri. Bahkan, mereka yang tidak memiliki rasa cemburu sama sekali terhadap apa pun yang berlaku atas suaminya diancam tak akan masuk surga. Sebaliknya, seorang suami pun harus memiliki rasa cemburu kepada istrinya.

Dengan perasaan cemburu ini, suami menjaga kehormatan istrinya. Dia tidak membiarkan istrinya bercampur baur dengan lelaki, ngobrol dan bercanda dengan sembarang laki-laki. Ia tidak membiarkan istrinya ke pasar sendirian atau hanya berduaan dengan sopir pribadinya. Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka.

Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts. Apa itu dayyuts? Dayyuts dalam pengertian Islam yakni suami sudah tidak punya rasa cemburu lagi, baik terhadap istrinya atau keluarganya. Sifat suami semacam ini adalah suami yang tercela sebagaimana disebutkan dalam hadis yaitu hadis Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma dengan sanad marfu’ –sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, di mana beliau bersabda: “Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya.” (HR. Ahmad 2: 69).

Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal dalam kajiannya menyebutkan ad dayyuts, selain tidak ada lagi rasa cemburu juga tidak punya rasa malu. Perlu diketahui tidak punya rasa cemburu dari suami maksudnya adalah membiarkan keluarganya bermaksiat tanpa mau mengingatkan. 

 

Continue Reading

Related Posts