
Mustafid Tobing ⋅ 20 Sep 2020 00:16:57
 â Memasuki tahun akademik 2020/2021 pada pertengahan Agustus lalu, lebih dari setengah siswa sekolah di Indonesia harus lanjut belajar dari rumah karena berada di zona yang masih rawan terjadi penyebaran Covid-19. Sayangnya, ibu yang harus lebih banyak menanggung beban mengajar anak di rumah ketimbang ayah.
Hal ini menjadi masalah karena peran ayah juga penting dalam perkembangan akademik sang anak. Biasanya, gender dalam pendampingan proses belajar anak ini disebabkan oleh budaya patriarki yang kuat mengakar pada sistem ketenagakerjaan dan pendidikan di Indonesia.
Keterlibatan ayah yang minim atau bahkan terlambat bisa berdampak buruk pada capaian akademik anak. Riset dari University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat menunjukkan bahwa keterlibatan ayah yang minim atau bahkan terlambat berdampak buruk pada capaian akademik anak.
Continue Readingsrikuswayati.com ⋅ 01 Aug 2020
viva.co.id ⋅ 11 Jan 2021
jurnal.ayopigi.com ⋅ 04 May 2020
Matra Pendidikan ⋅ 22 Jan 2016
www.cikimis.com ⋅ 18 Jul 2017
Matra Pendidikan ⋅ 25 Apr 2016
voxpop.id ⋅ 24 Sep 2020
Matra Pendidikan ⋅ 07 Apr 2016
Matra Pendidikan ⋅ 18 Feb 2017
Matra Pendidikan ⋅ 31 Mar 2016
Matra Pendidikan ⋅ 01 Apr 2016
www.anekashare.com ⋅ 19 Jul 2016
Matra Pendidikan ⋅ 05 Jan 2016
Matra Pendidikan ⋅ 25 Oct 2015