Tolong Ya, Jangan Sebut Janda dengan Istilah “Preloved”

Tolong Ya, Jangan Sebut Janda dengan Istilah “Preloved”

Martha G. Stagg  ⋅  07 Jul 2020 21:39:54

 – Mengapa di berita yang membahas angka perceraian selama pandemi pasti dibanjiri oleh komentar para lelaki? Komentarnya berbau mesum pula.

Terutama, pada berita yang melaporkan peningkatan jumlah janda selama pandemi Covid-19. Dalam pernikahan di Indonesia, berarti melibatkan laki-laki dan perempuan. Jadi kalau ngomong perceraian, pastinya bicara janda dan duda.

Tapi nyatanya, janda kerap diposisikan sebagai objek yang seolah-olah mesti disorot tajam. Terlebih, banyak komentar dari laki-laki yang cenderung melecehkan janda. Semisal, “Wah asyik nih, banyak yang bisa digoda”, “Duh, pasti pada kesepian nih, besok abang datang ya sayang”, “Bohay-bohay nggak nih, boleh nih”.

Continue Reading

Related Posts