Tentang Tren Korporasi Dukung LGBT, Biar Kamu Nggak 'Blank' Banget

Tentang Tren Korporasi Dukung LGBT, Biar Kamu Nggak 'Blank' Banget

Luke Rhodes  ⋅  30 Jun 2020 23:01:58

 – Corporate activism atau aktivisme oleh perusahaan telah menjadi tren sejak satu dekade terakhir dan semakin gencar ketika MDGs di-upgrade menjadi SDGs dengan tambahan poin prinsip bisnis yang beretika sosial. Sebagian kalangan menilainya sebagai capaian positif, sebagian lagi menilainya justru semakin mengaburkan peran perusahaan-perusahaan besar dalam masalah ketimpangan dan kemiskinan global.

Baru-baru ini, Unilever Global secara terang-terangan mendukung aktivisme LGBTQI+ dalam rangka perayaan Pride Month, bulan spesial bagi komunitas LGBTQI+. Unggahan Unilever Global membuat kaum muslim radikal murka. Unilever sebetulnya bukan satu-satunya perusahaan pemilik merek yang merayakan kampanye warna-warni itu.

Perusahaan-perusahaan sadar bahwa para konsumen dan angkatan kerja milenial yang mendominasi dunia perburuhan memiliki kepekaan terhadap isu-isu sosial. Di masyarakat belahan bumi Utara, iklan-iklan bercorak aktivisme begini berpengaruh terhadap preferensi konsumennya.

Continue Reading

Related Posts