Kancyl - social bookmarking website

Ada yang Beda dari Boikot Produk Gara-gara Dukung Hak LGBTQI+

Ada yang Beda dari Boikot Produk Gara-gara Dukung Hak LGBTQI+

Rebecca C. Chittenden  ⋅  29 Jun 2020 21:23:58

 – Drama ajakan memboikot produk tertentu kembali terulang. Setelah roti dan skincare, kini giliran produk salah satu produsen barang rumah tangga terbesar di dunia yang jadi sasaran.

Gara-garanya memasang logo warna-warni dalam rangka merayakan Pride Month. Sebagian masyarakat Indonesia murka, karena perusahaan multinasional tersebut menyatakan komitmennya untuk mendukung gerakan dan perjuangan hak-hak kelompok lesbian, gay, bisexual, transgender, queer, and intersex (LGBTQI+).

Ada yang menganggap pemboikotan itu tergolong mustahil. Sebab dari kita buka mata setiap pagi sampai merem lagi malamnya, produk dia lagi-dia lagi. Namun, ada juga yang merasa yakin bisa memboikot produk-produk tersebut. Pun, ada yang sekadar nyeletuk boikot-boikot tanpa memahami makna dan tujuan dari boikot itu sendiri.

Continue Reading

Related Posts