Kita pun Menanggung Dosa Sosial, lantas Kapan Ditebus?

Kita pun Menanggung Dosa Sosial, lantas Kapan Ditebus?

Sławomira Duda  ⋅  29 May 2020 00:24:43

 – Islam sebagai kritik sosial adalah buku yang memuat esai-esai panjang Moeslim Abdurrahman. Pada bagian epilognya, beliau mengutarakan, “Dalam realitas ketimpangan sosial, terma-terma agama harus dimaknai ulang.

Misalnya, tidak hanya ada konsep dosa individual, tapi juga ada dosa sosial.” Dosa sosial dimaknai sebagai dosa struktural, yakni seseorang melakukan tindak kejahatan (dosa individual) karena ketidakadilan sistem.

Misalnya, ketika Ramadhan lalu, ada maling beras 10 kg. Diduga karena keluarganya terancam kelaparan. Dosa si pencuri beras itu bisa tergolong sebagai dosa sosial, sebab kemiskinannya bukanlah perkara takdir. Ironis sekali sampai ada warga mencuri beras di kabupaten yang konon terkenal dengan surplus berasnya.

Continue Reading

Related Posts