Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Hidup Minimalis tapi Ujung-ujungnya Tetap Kapitalis

 – Gaya hidup minimalis rupanya banyak dibahas. Ada buku dan blog yang mencoba membahas tuntas gaya hidup ini, juga ada film yang menceritakan tentang kehidupan minimalisti. Tren hidup minimalis mulai populer di tengah gempuran budaya konsumerisme seperti saat ini.

Para penganutnya pun tersebar di hampir penjuru dunia, misalnya Eropa, Amerika, Jepang, dan Australia. Lantas, apa yang membuat gaya hidup minimalis ini menarik, sehingga bisa diterima masyarakat banyak? Pada awalnya, gaya hidup minimalis adalah ajaran Buddhisme Zen yang mengajarkan tentang cara menekan hawa nafsu.

Mulai dari hawa nafsu membeli, memiliki, dan menggunakan barang yang berlebihan. Ajaran ini diterapkan pada kehidupan orang Jepang. Tak hanya alasan kepercayaan dan ajaran agama, melainkan ada faktor geografis yang menyebabkan mereka harus menjalani gaya hidup minimalis.

Read Full Article
Begini Tren Gaya Hidup Minimalis yang Maksimalis
 – Jika mendengar kata minimalis, apa yang muncul dalam pikiran Anda? Ya, kata itu sering terkait dengan rumah, make up, dan berbagai hal yang serba minim. Tapi, apakah minimalis itu memang identik dengan kondisi yang kekurangan?Saya pernah menonton video di Youtube yang memperkenalkan tren hidup minimalis. Video yang berdurasi kurang lebih 3 menit itu berisi tentang kehidupan komunitas minimalis. Komunitas tersebut mengenal motto ‘semakin sedikit barang, makin baik’.Hidup dengan barang serba minimal. Dalam video pendek itu terdapat tiga narasumber yang menganut tren hidup minimalis. Mereka berasal dari Jerman. Mereka bernama Mimi, Michael Cassau, dan Mike Kotsch.
Banyak Membeli Buku, Ujung-ujungnya Tidak Dibaca
Pada suatu malam, seorang kawan mengirimkan sejumlah foto buku-buku yang dipajang di Big Bad Wolf Jakarta melalui WhatsApp. Terus-menerus, ia mengungkapkan niat mulianya, Mumpung di sini, kali aja kamu mau nitip. Tadinya, saya akan menolak halus dengan cukup mengucap terima kasih dan berkata, Oke, nanti saya kabari. Penyebabnya adalah buku, seberapa banyak saya membelinya, ujung-ujungnya tidak dibaca juga.Pada titik ini, saya berempati pada sebagian kaum perempuan yang seringkali bernafsu untuk belanja baju. Padahal, barangkali tidak ada hubungannya dengan kebutuhan akan baju. Dalam kacamata pemikir psikoanalisis, Sigmund Freud, mungkin perilaku semacam ini berada pada tingkat bawah sadar nyaris seperti hasrat seksual.
Empat Fakta Timbuktu yang Bukan Sembarang Ujung Dunia
Timbuktu sering kali disebut sebagai ujung dunia. Banyak lelucon yang menggambarkan seseorang melarikan diri ke Timbuktu saat sedang dikejar masalah pelik.Tapi benarkah, Timbuktu merupakan tempat pelarian yang letaknya sangat terpencil, sampai diibaratkan sebagai ujung dunia? Faktanya, Timbuktu merupakan salah satu situs yang tercatat dalam World Heritage List versi UNESCO sejak tahun 1988.Bahkan, novel Negeri Senja yang memenangi Khatulistiwa Award 2004 juga ditulis berdasarkan kenangan akan Timbuktu. Seperti apakah Timbuktu sesungguhnya?
Beginilah Isi dalam Ekor Ular Derik
Ular derik merupakan salah satu jenis ular paling berbisa di dunia. Salah satu ciri khas ular ini yakni bagian ujur ekornya yang bisa mengeluarkan suara derikan. Lalu, apa yang ada dalam bagian ujung ekor ular derik sampai bisa mengeluarkan suara?Dilansir Elitereaders, bagian ujung ekor ular derik terdapat segmen keratin yang memiliki jarak tertentu di setiap segmennya. Dari situlah suara derikan bisa muncul.Tapi tahukah Anda, apa yang ada di dalam ujung ekor ular derik? Apakah ada sesuatu seperti bola, racun, atau semacamnya? Video berikut ini akan menunjukkan apa yang ada dalam ekor ular derik.
Pria Ini Berhasil Temukan Ujung Pelangi, Seperti Apa?
.co.id – Salah satu fenomena di langit yang menarik kita untuk melihatnya adalah pelangi. Apalagi warna-warna yang ditampilkan oleh pelangi, membuat siapapun mudah terpesona. Dan biasanya, pelangi muncul saat hujan datang atau telah selesai.Saat melihat pelangi, kita akan melihat jika kedua ujungnya seperti menginjak tanah atau menempel di bumi. Lantas pernahkah Anda berpikir dan penasaran, untuk mencari seperti apa ujung dari pelangi tersebut?Sementara ilmuwan mengatakan bahwa, kita tidak akan pernah bisa menemukan ujung pelangi. Namun, pria asal Jepang ini berhasil menemukan ujung pelangi dan berbagi penemuannya secara online. Lantas seperti apa ujung dari pelangi?
Hidup Minimalis tapi Ujung-ujungnya Tetap Kapitalis
 – Gaya hidup minimalis rupanya banyak dibahas. Ada buku dan blog yang mencoba membahas tuntas gaya hidup ini, juga ada film yang menceritakan tentang kehidupan minimalisti. Tren hidup minimalis mulai populer di tengah gempuran budaya konsumerisme seperti saat ini.Para penganutnya pun tersebar di hampir penjuru dunia, misalnya Eropa, Amerika, Jepang, dan Australia. Lantas, apa yang membuat gaya hidup minimalis ini menarik, sehingga bisa diterima masyarakat banyak? Pada awalnya, gaya hidup minimalis adalah ajaran Buddhisme Zen yang mengajarkan tentang cara menekan hawa nafsu.Mulai dari hawa nafsu membeli, memiliki, dan menggunakan barang yang berlebihan. Ajaran ini diterapkan pada kehidupan orang Jepang. Tak hanya alasan kepercayaan dan ajaran agama, melainkan ada faktor geografis yang menyebabkan mereka harus menjalani gaya hidup minimalis.
Langka, Keluarga Ini Temukan Ujung Pelangi
Pelangi adalah salah satu fenomena alam yang indah yang biasanya muncul setelah hujan. Tapi sayangnya, pelangi hanya biasa dilihat dari kejauhan tanpa tahu di mana ujungnya.Tapi beruntung sekali bagi keluarga Jessica Shinke yang bisa melihat ujung pelangi di depan matanya. Ketika itu, ia sedang berada di rumah kakaknya di Chippewa, Wisconsin, bersama putranya yang berusia lima tahun, Theodore, pada hari Selasa.Hujan mulai turun, dan Theodore memohon kepada ibunya untuk mengizinkannya bermain di luar rumah bersama sepupunya, Victoria dan Alexandria. Saat itulah, mereka menemukan ujung pelangi di dekat rumah mereka.
Intip Tempat Tinggal Banteng di Cidaun,Ujung Kulon
Taman Naisonal Ujung Kulon merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik untuk ditelusuri bagi para pecinta dunia wisata petualangan. Di kawasan wisata Ujung kulon ini, kita tidak hanya dapat menikmati indahnya pantai dan laut saja, tapi kita juga bsa mengenal flora dan fauna yang hidup di alam bebas.Selain badak bercula satu yang ada di Ujung Kulon, ternyata  tempat ini juga dikenal sebagai populasi banteng. Menurut data dari Taman Nasional Ujung Kulon, terdapat sekitar 800 banteng di tempat ini.Tidaklah heran, bila banyak terdapat padang pengembalaan banteng yang bisa kita temukan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, di antaranya di Cigenter dan Cidaun. Penasaran? Yuk intip tempat tinggal banteng berikut ini.
Ini Pantai Ujung Genteng Menyimpan Sejuta Keindahan
Ujung Genteng memiliki pantai yang cukup indah sebagai destinasi wisata Anda. Pantai Ujung Genteng menyuguhkan panorama yang menggambarkan harmonisasi alam, arena pantai yang terdapat di Sukabumi ini, memiliki pantai yang bersih dan berpasir putih, serta air laut yang berwarna biru.Dari perpaduan ketiganya, menciptakan gradasi warna yang dapat menenteramkan dan mampu menghilangkan segala penat yang Anda rasakan.Untuk dapat sampai ke Pantai Ujung Genteng memang dibutuhkan kesabaran dan juga waktu yang cukup lama, karena untuk dapat sampai ke pantainya, Anda perlu menyusuri jalanan yang berkelok-kelok. Ttapi kendati demikian, semua akan terbayar ketika Anda menapaki kaki di pantai yang indah ini.
Surat Cinta untuk Lebahganteng
Dear Lebahganteng di jagat maya. Dunia ini telah tumbuh menjadi dunia yang penuh keserakahan. Tak ada yang gratis dalam hidup ini. Lihat saja bagaimana orang begitu nyinyir. Kau haus? Minum. Lapar? Makan. Bokek? Menikah, biar ada yang menafkahi.Uang, uang, dan uang. Yang kayak begini yang membuat orang bisa gila pada akhirnya. Sebagian orang secara serampangan menuding bahwa bumi ini datar. Sebabnya mudah saja. Sama seperti teori konspirasi Illuminati, bumi bulat adalah sesuatu yang direka agar kaum elite tetap mapan, sementara kaum yang biasa-biasa saja menjadi budak kapitalis. Mengejar uang hingga liang lahat.Atau, kalau tidak sampai segitunya, manusia masa kini bisa saja bernasib seperti kalimat yang sering diposting oleh teman-temanku di Instagram. Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yang tidak menggugah semangat, dan kehidupan seperti mesin, yang hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa.
Ekspedsi Alam Liar ke Taman Nasional Ujung Kulon
Alam liar di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Konon, dulunya kawasan ini, pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli botani asal kebangsaan Jerman F.Junghun.Pada tahun 1921 oleh Pemerintah Hindia Belanda kala itu, Ujung Kulon dan Pulau Panaitan ditetapkan sebagai kawasan suaka alam. Dan pada tahun 1992, status Ujung Kulon berubah menjadi Taman Nasional.Tidak hanya itu saja, Ujung Kulon juga ditetapkan sebagai warisan alam dunia oleh badan PBB UNESCO. Taman Nasional Ujung Kulon ini memiliki banyak kekayaan alam yang bisa kita nikmati. Sebut saja seperti Cigenter, Curug Cipaniis, tempat ziarah, dan masih banyak lagi lainnya. 
Karier Artis di Ujung Cuitan
Gara-gara cuitan di Twitter yang mungkin dianggap iseng, bercanda, atau guyonan belaka, ternyata berdampak sangat luar biasa. Cuitan itu memang sifatnya pribadi, namun ketika menyinggung yang berimbas ke UU ITE bisa jadi tersangka, ujung-ujungnya di penjara.Kalau menyinggung seseorang, apalagi orang yang sangat berpengaruh di negeri ini juga bisa berakibat fatal. Orang-orang yang berpengaruh di negeri ini banyak pendukungnya, jika cuitan tersebut berlebihan dan bisa dijerat UU ITE dan bisa jadi tersangka pula.Apalagi sekarang musim lapor-melapor. Sebagai pendukung fanatik misalnya, juga jadi korban yang saling lapor-melapor ke penegak hukum di negeri ini. Nah, kalau cuitan itu dilakukan seorang artis juga sangat berbahaya bagi kariernya.
Begini Tren Gaya Hidup Minimalis yang Maksimalis
 – Jika mendengar kata minimalis, apa yang muncul dalam pikiran Anda? Ya, kata itu sering terkait dengan rumah, make up, dan berbagai hal yang serba minim. Tapi, apakah minimalis itu memang identik dengan kondisi yang kekurangan?Saya pernah menonton video di Youtube yang memperkenalkan tren hidup minimalis. Video yang berdurasi kurang lebih 3 menit itu berisi tentang kehidupan komunitas minimalis. Komunitas tersebut mengenal motto ‘semakin sedikit barang, makin baik’.Hidup dengan barang serba minimal. Dalam video pendek itu terdapat tiga narasumber yang menganut tren hidup minimalis. Mereka berasal dari Jerman. Mereka bernama Mimi, Michael Cassau, dan Mike Kotsch.
Pengertian Bisnis : Tujuan Dan Manfaat Bisnis
Pengertian Bisnis Pengertian bisnis bisnis yaitu suatu organisasi yang menjual barang atau layanan pada customer atau bisnis lainnya, untuk memperoleh laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang bermakna ” sibuk ” dalam konteks individu, komunitas, maupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan kesibukan serta pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi kapitalis, dimana umumnya bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibuat untuk memperoleh keuntungan serta meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik serta operator dari suatu bisnis memperoleh imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Tetapi tak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, umpamanya bisnis koperatif yang mempunyai tujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya atau institusi pemerintah yang mempunyai tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jenis bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, di mana bisnis besar umumnya dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Apakah Pelangi Memiliki Ujung? Pria Ini Membuktikannya
 – Salah satu fenomena di langit yang menarik kita untuk melihatnya adalah pelangi. Apalagi warna-warna yang ditampilkan oleh pelangi, membuat siapapun mudah terpesona. Dan biasanya, pelangi muncul saat hujan datang atau telah selesai.Saat melihat pelangi, kita akan melihat jika kedua ujungnya seperti menginjak tanah atau menempel di bumi. Lantas pernahkah Anda berpikir dan penasaran, untuk mencari seperti apa ujung dari pelangi tersebut?Sementara ilmuwan mengatakan bahwa, kita tidak akan pernah bisa menemukan ujung pelangi. Namun, pria asal Jepang ini berhasil menemukan ujung pelangi dan berbagi penemuannya secara online. Lantas seperti apa ujung dari pelangi?
Keindahan Danau Bohinj Serasa Berada di Ujung Dunia
Pernahkah kamu melihat ujung dunia? Ujung dunia hanyalah sebuah istilah saja, karena keberadaannya tidak benar-benar ada. Mengingat dunia ini bulat dan tidak berujung. Tapi di Slovenia, ada desa yang bernama Ukanc yang dalam bahasa setempat berarti ujung dunia.Di dalam desa ini terdapat danau indah yang membuat traveler berasa di surga. Dilansir dari BBC, desa Ukanc ini terpisah jarak sekitar 3 jam perjalanan darat dari ibukota Slovenia. Bukan karena jaraknya yang jauh, tapi waktu tempuh yang lama ini disebabkan karena kondisi medan yang sulit. Traveler terlebih dahulu harus melewati jalan dengan kondisi yang buruk dan medan yang curam sebelum akhirnya tiba di Desa Ukanc. Sesuai namanya, dengan segala halang rintang untuk menuju ke sana desa ini berasa seperti di ujung dunia sungguhan. 
Jelajah Wisata Pulau Handeleum Ujong Kulon
Pulau Handeleum merupakan salah satu pulau yang berada di Taman Nasonal Ujung Kulon. Pulau ini terkenal akan hutan bakaunya. Perjalanan menuju Pulau Handeleum Ujung Kulon ini merupakan rute perjalanan pertama yang akan kami singgahi.Dalam perjalanan menuju tempat wisata Taman Ujung Kulon Banten ini, kami disuguhkan dengan pemandangan alam yang menunjukan beragam jenis pesona wisata Ujung Kulon.Cuaca sore yang bersahabat dengan ombak yang tenang, dan disertai suguhan pemandangan sunset bersembunyi di balik hutan bakau yang indah, menyambut kami dalam kawasan pulau yang akan kami tuju. 
Foto Ujung Tembok Besar China yang Jarang Diketahui
Siapa yang tidak tahu salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang satu ini? Ya, Tembok Besar China merupakan salah satu keajaiban dunia yang sudah dikenal oleh hampir seluruh orang di dunia.Meskipun belum pernah melihat secara langsung seperti apa Tembok Besar China, tapi setidaknya kita sering melihat foto-foto tembok besar nan panjang ini di internet. Akan tetapi, kebanyakan orang hanya tahu sebagian kecil dari Tembok Besar China, dan tidak tahu seperti apa ujung tembok ini.Kebanyakan wisatawan hanya mengunjungi Tembok Besar China yang berada di Beijing, sementara bagian lain dari tembok ini jarang sekali dikunjungi, termasuk bagian ujungnya. Dengan panjang mencapai 5.500 mil, wajar saja jika banyak orang yang belum tahu seperti apa ujung Tembok Besar China.
Santai Sejenak di Pulau Peucang, Ujung Kulon
Pulau Peucang merupakan salah satu destinasi unggulan Taman Nasional Ujung Kulon yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegera. Konon, ini merupakan pulau yang menjadi tempat hidup rusa atau biasa orang Ujung Kulon menyebutnya dengan peucang.Jadi, jangan heran bila kita mengunjungi wisata di pulau ini, kita akan menemukan banyak rusa. Selain rusa di Pulau Peucang ini juga ada babi hutan biawak, dan monyet yang dengan bebas berkeliaran.Hal ini yang mejadi salah satu daya tarik taman wisata Ujung Kulon yang indah. Daripada penasaran, yuk intip keindahan Pulau Peucang, Ujung Kulon berikut ini. 
Ternyata, Ini Kegunaan Bagian Ujung Sumpit
Jika Anda berkunjung ke restoran yang menyajikan makanan Jepang atau China, biasanya Anda akan diberi sepasang sumpit. Misalnya saja ketika makan ramen, atau makanan lainnya, di mana sumpit akan menggantikan fungsi sendok.Biasanya sumpit yang diberikan memiliki bagian lempeng kayu kecil di bagian ujungnya. Kebanyakan dari kita sudah tidak asing lagi dengan bagian ujung sumpit, tapi masih sedikit yang tahu apa fungsi sebenarnya dari ujung sumpit tersebut.Kita biasanya langsung memisahkan dua sumpit yang awalnya menyatu, ditambah lagi kita suka menggosok bagian sumpit untuk menghilangkan bagian sempalan longgar pada sumpit. Namun, seharusnya sumpit yang diberikan jangan dipisahkan dulu.
Hidup Sehat dan Bahagia dengan Empat Langkah Ini
 – Siapa yang tidak ingin hidup sehat? Tentu semua orang menginginkannya, baik itu pria maupun wanita pasti menginginkan hal itu. Hidup sehat akan menambah peluang bagi mereka untuk hidup lebih lama, dengan begitu akan bisa menikmati hidup lebih lama.Banyak orang menginginkan hidup sehat dan lebih lama. Namun di antara keinginan tersebut, banyak juga yang salah dalam melakukan caranya. Mereka ingin hidup sehat, namun tak pernah mengatur pola hidupnya dengan baik. Itu sebabnya, banyak juga di antara mereka yang tak bisa mencapai keinginannya untuk hidup sehat dan bahagia lebih lama.Memang banyak cara yang bisa dilakukan untuk hidup sehat dan selalu bahagia. Dan yang paling utama adalah mengatur pola hidup dan juga pola makan dengan baik. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini empat langkah hidup sehat dan bahagia lebih lama yang harus Anda ketahui.
Empat Cara Mudah Terapkan Pola Hidup Sehat
Mengubah kebiasaan pola hidup menjadi lebih sehat tidak harus membeli peralatan kesehatan seperti yang dijual di toko kesehatan. Berolahraga pun tidak harus nge-gym ataupun membeli alat treadmill yang sekarang menjadi tren gaya hidup.Toh, akhirnya alat tersebut akan terbengkalai di rumah Anda jika sudah bosan dengan latihan fisik yang itu-itu saja. Coba kita bandingkan sama-sama, apa akhirnya nanti sama saja, pola hidup sehat yang instan seperti cepat kurus dalam waktu singkat malah akan menimbun penyakit, dan ujung-ujungnya malah membayar biaya pengobatan serta rumah sakit yang mahal.Melakoni perilaku hidup sehat bisa dengan cara sederhana, meniru orang-orang zaman dahulu yang tidak banyak neko-neko. Cara hidup sehat sederhana akan sangat mudah dilaksanakan apabila Anda mau dan ada niat sungguh-sungguh untuk mendalaminya. Masih bingung? Berikut kami sajikan beberapa referensi agar tetap sehat tanpa harus mengeluarkan biaya banyak.
Deretan Tangga Ekstrem yang Menantang Nyali
Butuh nyali besar untuk melewati tangga-tangga ini. Tak cuma itu, butuh stamina prima pula untuk menaiki tangga-tangga ini. Jika tidak memiliki dua hal tersebut, sebaiknya urungkan niat untuk melewatinya.Haiku Stairs, HawaiiIngin menikmati keindahan alam sekaligus menguji nyali, maka Haiku Stairs yang terletak di Oahu, Hawaii ini adalah jawaban yang sempurna. Tangga satu ini walaupun tidak terlalu memiliki kemiringan yang ekstrem, namun stamina yang besar sangat dibutuhkan karena untuk mencapai ujungnya, Anda harus berjalan menapaki sekitar 3,922 anak tangga.Tangga yang memiliki julukan Highway to Heaven ini dibangun pada tahun 1942 dan untuk menuju ujungnya, maka dibutuhkan perjalanan sekitar setengah mil dengan menapaki setiap anak tangga yang sudah terlihat tua dan rapuh. Di kanan kirinya terdapat jurang yang cukup curam yang ditumbuhi tanaman liar.