Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

10 Hari Tak Konsumsi Gula, Hal Menakjubkan Terjadi di Tubuh

 – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health, telah menunjukkan bahwa mengurangi gula tambahan dalam makanan anak-anak dapat meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan dengan sangat cepat.

Studi ini mengamati 43 anak obesitas dan menemukan bahwa menghilangkan atau mengurangi gula tambahan, bahkan dengan menjaga jumlah kalori dan junk food yang sama dalam makanan mereka, menyebabkan meningkatnya banyak masalah kesehatan terkait obesitas hanya dalam waktu 10 hari.

Anak-anak yang dilibatkan dalam studi ini tidak hanya mengalami obesitas, tetapi juga menderita gangguan metabolisme kronis, seperti tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi.

Read Full Article
Awas, Konsumsi Daging Berlebih Berisiko Obesitas
Ketika kita berpikir tentang obesitas, kita biasanya berpikir tentang pola makan yang buruk, konsumsi gula berlebih, dan olahraga yang tidak cukup. Kita mungkin tidak berpikir tentang konsumsi daging yang juga turut memainkan peran.Tapi, penelitian baru menilai tingkat konsumsi daging dan obesitas di 170 negara di seluruh dunia menemukan, bahwa konsumsi daging berlebihan dapat berkontribusi terhadap obesitas setara dengan konsumsi gula berlebihan.Peneliti dari University of Adelaide, Australia, menemukan bahwa konsumsi daging berlebihan berkontribusi terhadap prevalensi obesitas global sebanyak konsumsi gula yang berlebihan. Mereka juga menemukan bahwa ketersediaan gula berkontribusi pada obesitas, setara dengan ketersediaan daging di negara tertentu.
Cara Hancurkan Gula dan Lemak di Tubuh dalam 3 Hari
Gula, lemak, dan karbohidrat, merupakan penyebab utama dari kelebihan berat badan. Umumnya, orang-orang tidak menyadari berapa banyak gula yang mereka konsumsi setiap harinya, ini terutama karena mereka tidak tahu makanan yang mereka konsumsi itu mengandung gula.Hal ini akhirnya menyebabkan beberapa masalah, seperti kenaikan berat badan, sering mengalami perubahan suasana hati, insomnia, kelelahan, dan disorientasi. Makanan yang mengandung gula dalam jumlah tinggi, dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko mengembangkan penyakit serius, termasuk diabetes, kanker payudara, dan penyakit jantung koroner.Saat kita mengonsumsi gula, tubuh akan mengubahnya menjadi energi. Namun, asupan gula yang tinggi akan menyebabkan terjadinya penumpukan gula di dalam darah. Oleh karena itu, Anda sangat disarankan agar dapat mengontrol asupan gula.
Ternyata Gula Jagung Masih Menyimpan Bahaya Kesehatan
 – Gula merupakan bahan makanan yang hampir tidak bisa kita hindari, dalam penggunaan banyak makanan. Baik itu makanan sehari-hari, ataupun minuman. Rasanya yang manis, membuat lidah mampu menerimanya dengan baik.Gula juga sering dijadikan penawar rasa pahit, saat akan menyeduh kopi, teh ataupun cokelat bubuk. Penggunaan gula memang sangat beragam, dan banyak jenisnya. Tak ayal, konsumsi gula terkadang bisa melebihi ambang batas.Walaupun baik, konsumsi berlebihan gula bisa menyebabkan banyak penyakit, mulai dari diabetes, obesitas, bahkan hingga penyakit jantung bisa disebabkan oleh konsumsi berlebihan atas gula.
Sepuluh Gejala Penyakit Gula yang Harus Diwaspadai
.co.id – Anda mungkin pernah dengar seseorang terkena penyakit gula. Pada dunia medis sendiri, nama penyakit gula dan gejala penyakit gula memang tidak ada. Dalam dunia medis, istilah ini berkaitan dengan penyakit yang muncul disebabkan tubuh memiliki kadar gula yang berlebihan.Penyakit ini juga dikenal sebagai gejala diabetes tahap awal. Diabetes adalah kondisi di mana tubuh memiliki penumpukan gula yang sangat tinggi dalam darah.Pada dasarnya, tubuh manusia membutuhkan gula atau glukosa yang berperan sebagai sumber energi yang paling utama untuk sel tubuh. Tetapi, jika jumlahnya tidak normal, maka tubuh pun akan terganggu. Selain membuat tubuh resistensi terhadap hormon insulin, gula yang ada dalam tubuh pun tidak bisa diubah menjadi sumber energi.
Cara Menyimpan Gula Pasir agar Tidak Mudah Rusak
Anda memiliki stok gula pasir yang melimpah? Gula pasir termasuk bahan pangan yang pasti dimiliki oleh semua orang. Meski tidak mudah busuk meski disimpan berbulan-bulan lamanya, namun penyimpanan yang tidak tepat dapat membuat gula pasir rusak.Sayang sekali bukan, jika stok gula Anda harus rusak dan tidak bisa disimpan lebih lama lagi? Nah, untuk menghindari kerusakan pada gula pasir, sebaiknya simak beberapa cara menyimpan gula yang benar agar awet, berikut ini:Menyimpan gula di tempat terbuka dapat memancing kawanan semut untuk datang. Alangkah menyebalkannya jika stok gula harus menjadi sasaran semut. Untuk itu, pastikan simpan gula dalam wadah tertutup, jika perlu berikan alas berisi air pada bagian bawahnya.
5 Gejala Gula Darah Naik, Kenali Sebelum Terlambat
 – Gula darah tinggi merupakan kondisi berbahaya bagi tubuh. Kenaikan kadar gula yang tinggi tentu bisa memicu beragam masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung dan stroke. Kenaikan gula darah memiliki beberapa gejala, namun sayang masih banyak orang yang mengabaikannya.Padahal, kenaikan gula darah tanpa diketahui bisa meningkatkan risiko bahaya kematian yang cukup tinggi, terutama bagi mereka yang menderita diabetes. Penderita diabetes harus selalu waspada jika gula darah tiba-tiba naik. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mengetahui beberapa gejala gula darah yang sedang naik.Salah satu gejalanya yaitu mudah merasa lelah. Gula darah yang tinggi juga bisa memicu kelelahan hebat. Jika Anda mengalaminya secara terus-menerus, segeralah cek tingkat gula darah Anda.
Lima Pemanis Alami Pengganti Gula yang Lebih Sehat
 – Kepopuleran gula pasir sebagai penambah rasa manis memang tidak diragukan lagi, mengingat dari dulu kita sering mengonsumsi minuman atau masakan yang ditambahkan gula pasir.Namun, dalam penelitian terakhir mengatakan jika konsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan produksi gula darah meningkat. Gula darah yang meningkat inilah yang menyebabkan seseorang terkena diabetes mellitus.Diabetes mellitus atau lebih akrab disapa penyakit kencing manis, merupakan salah satu penyakit dengan kondisi kadar gula darah terlalu tinggi dalam tubuh yang diakibatkan terganggunya organ pankreas dalam merubah gula menjadi energi. Maka dari itu, lebih baik pilih bahan alternatif pengganti gula yang lebih sehat. Lalu, apa sajakah bahan alternatif dari gula pasir?
4 Kesalahan yang Sebabkan Gula Darah Naik Tinggi
 – Ada banyak bahaya jika gula darah dalam tubuh naik, seperti serangan jantung, stroke hingga memicu penyakit diabetes. Gula darah naik bisa disebabkan karena hal sepele, seperti makan makanan tinggi gula. Selain itu, jarang berolahraga juga bisa memicu naiknya gula darah.Menurut laman giadinh.vn, berikut ini ada beberapa kesalahan sederhana yang ternyata bisa memicu naikna gula darah secara cepat. Salah satunya makan mi terlalu banyak. Makan mi terlalu sering dan ditambah dengan nasi merupakan kebiasaan yang bisa memicu gula darah naik.Mi merupakan sumber karbohidrat sehingga bisa menaikan tingkat kalori, jika ditambah dengan nasi maka kalori akan semakin tinggi. Tak hanya itu, masih banyak lagi kesalahan yang bisa menyebabkan gula darah naik tinggi.
Dampak Mengerikan Jika Terlalu Banyak Gula dalam Tubuh
Gula, Anda semua pasti suka bukan? Biasanya gula ditambahkan ke dalam secangkir kopi, teh, pastri, cake, atau cookies. Bahkan, tak sedikit yang menambahkannya ke dalam sereal atau oatmeal untuk menambah rasa.Gula juga tersembunyi dalam beberapa makanan yang dikonsumsi setiap hari, seperti soda, jus buah, permen, dan es krim. Tahukah Anda, rata-rata orang Amerika mengonsumsi sekitar 32 sendok teh gula per hari?Sungguh memprihatinkan, bukan? Pasalnya, terlalu banyak gula dalam tubuh dapat menimbulkan konsekuensi mengerikan bagi tubuh Anda. Berikut beberapa efek buruk jika terlalu banyak mengonsumsi gula terhadap kesehatan Anda.
Ada Bahaya di Balik Gula Jagung, Apa Itu?
Gula merupakan bahan makanan yang hampir tidak bisa kita hindari, dalam penggunaan banyak makanan. Baik itu makanan sehari-hari, atau pun minuman. Rasanya yang manis, membuat lidah mampu menerimanya dengan baik.Gula juga sering dijadikan penawar rasa pahit, saat akan menyeduh kopi, teh atau pun cokelat bubuk. Penggunaan gula memang sangat beragam, dan banyak jenisnya. Tak ayal, konsumsi gula terkadang bisa melebihi ambang batas.Walaupun baik, konsumsi berlebihan gula bisa menyebabkan banyak penyakit, mulai dari diabetes, obesitas, bahkan hingga penyakit jantung bisa disebabkan oleh konsumsi berlebihan atas gula.
Empat Bahaya Baru Gula yang Wajib Diketahui
Gula sudah jadi bahan utama yang wajib ada di dapur kita. Menurut data BPS tahun 2015, konsumsi gula per kapita Indonesia cukup tinggi, yakni 1,3 ons per minggu atau lebih dari setengah kilo per bulan.Ini adalah konsumsi makanan terbesar ketiga setelah beras dan telur ayam. Yang tak banyak orang sadari, selain memiliki efek negatif pada gigi dan gula darah, gula juga memiliki banyak dampak berbahaya bagi kesehatan tubuh.Bahkan dua dari empat bahaya gula yang akan kita bahas berikut ini mungkin Anda belum pernah ketahui sebelumnya. Kita akan membahas empat alasan mengapa mulai hari ini kita harus mengontrol asupan gula di tubuh.
Setop Konsumsi Gula Tiga Hari, Berat Badan Turun Drastis
Seperti yang kita semua tahu, bahwa penyebab utama banyak orang mengalami kelebihan berat badan adalah gula, lemak, dan karbohidrat. Apakah Anda setuju kalau gula adalah penyumbang terbesar?Sayangnya, kadang-kadang kita bahkan tidak menyadari berapa banyak gula yang telah kita konsumsi sepanjang hari. Efek samping yang umum terjadi jika kita terlalu banyak mengonsumsi gula, di antaranya bertambahnya berat badan, kelelahan, perubahan suasana hati, disorientasi, dan insomnia.Minuman seperti soda dan minuman berenergi, tanpa disadari menjadi penyumbang asupan gula terbesar yang dapat menggagalkan diet Anda. Mereka menyumbangkan sepertiga dari batas maksimum asupan gula harian. Belum lagi jika ditambah dengan cookies, es krim, dan permen yang biasa banyak dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari.
Hasil Menakjubkan Jika Anda Tidak Konsumsi Gula 10 Hari
Gula tak hanya manis di lidah, nyatanya juga bisa mendatangkan malapetaka bagi tubuh kalau tidak dikonsumsi secara tepat. Hal tersebut lantaran, pemanis makanan ini sering memicu risiko penyakit, sehingga baiknya Anda menakar kembali asupan gula harian Anda.Sebagaimana penjelasan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan, gula memang termasuk makanan dengan Indeks Glikemik tinggi yang memiliki sifat adiktif. Ketika mengonsumsinya secara berlebihan, gula dapat merespon bagian otak yang disebut Nucleus Accumbens Ground zero .Menurut American Dietetic and Diabetic Association memaparkan, ketika terlalu banyak makan gula dapat meningkatkan risiko tubuh terkena penyakit degeneratif. Banyak penelitian membuktikan, jika tubuh mengonsumsi gula tanpa menakarnya secara tepat, mampu memberikan efek negatif di kemudian hari.
Empat Dampak Mengerikan Jika Terlalu Banyak Gula dalam Tubuh
Gula, Anda semua menyukainya bukan? Saat pagi hari, Anda menambahkan gula ke dalam secangkir kopi atau teh, dan mungkin menikmatinya bersamaan dengan sepotong kue. Atau, Anda menaburi gula pada sereal atau oatmeal Anda untuk menambahkan rasa.Gula yang tersembunyi dalam makanan dan minuman, membuat Anda mengonsumsinya setiap hari, seperti yang terdapat dalam soda, jus buah, permen, dan es krim. Tahukah Anda, penduduk Amerika rata-rata mengonsumsi sekitar 32 sendok teh gula per hari?Mengonsumsi terlalu banyak gula, tentu saja tidak baik bagi tubuh, bahkan dampaknya bisa sangat mengerikan. Berikut beberapa efek kesehatan yang ditimbulkan jika Anda mengonsumsi terlalu banyak gula.
Ini Dia Penyebab Sakit Migrain yang Jarang Disadari
 – Masalah yang terjadi sekarang ini, kebanyakan dari kita makan terlalu banyak gula. Sementara, konsumsi gula semakin dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Kebanyakan orang masih belum menyadari, betapa bahayanya segala bentuk makanan yang mengandung gula. Tapi, apa kaitannya gula dengan sakit kepala atau migrain?Sementara, akar penyebab sakit kepala dan migrain seringnya dikaitkan dengan dehidrasi, defisiensi magnesium, stres, dan ketegangan bahu serta leher, dan juga misalignment leher. Tapi ternyata, kini konsumsi gula pun bisa jadi penyebab sakit migrain.Konsumsi gula menyebabkan fluktuasi gula darah yang cepat, termasuk sakit kepala yang bisa diakibatkan gula darah tinggi. Atau sebaliknya, terlalu banyak gula darah rendah yang muncul sekitar satu jam setelah makan gula.
Deretan Makanan yang Bisa Turunkan Gula Darah
 – Diabetes merupakan kondisi tubuh di mana kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Gula darah bisa ditemukan pada sejumlah makanan. Oleh karena itu, penderita diabetes harus bisa mengontrol asupan makanan yang dikonsumsinya.Diketahui, ada beberapa makanan penurun gula darah yang bisa Anda konsumsi sebagai upaya menurunkan kadar gula. Deretan makanan penurun gula darah yang pertama adalah cuka sari apel. Konsumsi cuka sari apel yang telah dicampurkan dengan air sebelum makan.Khasiatnya mampu membantu mengurangi lonjakan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan yang mengandung tepung bagi para penderita pra diabetes dan diabetes tipe 2. 
Gula Diklaim Sebagai Racun Paling Berbahaya?
Hampir semua orang menyukai minuman dan makanan manis, khususnya yang mengandung gula. Gula memang sudah menjadi bahan pelengkap yang tak pernah absen dari menu setiap masakan.Di balik manisnya gula, ternyata banyak ahli yang menyebutkan bahwa gula ternyata sangat berbahaya bagi tubuh, bahkan beberapa di antaranya menyebutkan bahwa gula merupakan racun yang sangat buruk bagi tubuh.Menurut salah seorang profesor di University of California menjelaskan bahwa gula merupakan zat beracun yang sangat berbahaya. Gula mengarah pada perkembangan sindrom metabolik yang memicu obesitas, hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
Empat Cara Ampuh Usir Semut dari Wadah Gula
Pernahkah Anda merasa kesal, karena stok gula yang sudah disimpan dalam wadah tertutup justru menjadi tempat berpesta para semut? Tak semua orang tahu, apa yang harus dilakukan ketika gula dalam toples menjadi sarang semut.Ada yang membiarkan saja, menjemur gula, membersihkannya meski lama, adapula yang rela membuang stok gula. Sayang sekali bukan? Ya, keberadaan sekelompok semut dalam gula memang menyebalkan, tapi jangan sampai hal itu membuat Anda kehilangan akal.Jika Anda sering mengalami hal tersebut dan hingga kini belum tahu bagaimana caranya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar stok gula Anda aman dari serangan semut dan dijamin semut tidak akan berani mendekali wadah gula Anda. Apa saja?
Cara Keluarkan Gula dari Tubuh dalam 3 Hari
Gula putih halus yang biasa kita konsumsi, merupakan gula buatan dan tidak mengandung nutrisi apapun. Dari pandangan gizi, gula rafinasi tidak memberi manfaat apapun kecuali merampok vitamin dan mineral tubuh.Selama proses pembuatan, asam sulfat dimasukkan ke dalam gula, zat ini mengandung limbah sulfit dan bisulfites. Sepertinya sangat sulit untuk menghindari gula sekarang ini, mengingat gula terdapat hampir di semua jenis makanan. Gula halus dapat ditemukan pada makanan olahan, permen, makanan ringan, soda, bahkan jus, yang secara signifikan dapat meningkatkan risiko diabetes.Namun, selain meningkatkan risiko diabetes, mengonsumsi makanan manis juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Ini alasannya mengapa sangat penting untuk mengeluarkan kelebihan gula dari dalam tubuh, yang dapat menimbulkan kerusakan pada kesehatan Anda.
13 Cara Alami Turunkan Kadar Gula yang Tinggi
 – Sudahkah Anda mengecek kadar gula darah? Jika kadar gula darah tinggi, maka berisiko terkena penyakit diabetes. Bagi penderita diabetes, kadar gula darah sangat sulit dikontrol. Hal ini karena, penderita diabetes tak lagi mampu menghasilkan insulin secara cukup.Sehingga, gula darah menjadi racun dan merusak organ tubuh. Berbicara mengenai gula darah, memang ada banyak hal yang menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat bahkan secara drastis. Faktor yang paling berperan meningkatkan kadar gula darah yaitu pola hidup dan hormon.Keduanya ternyata sangat berpotensi meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Padahal, glukosa sendiri sangat diperlukan tubuh agar kebutuhan energi bisa terpenuhi dengan baik. Lantas, bagaimana jika kadar gula darah sudah terlanjur naik?
Awas, Ini 3 Gejala Gula Darah sedang Tinggi
 – Gula darah dalam tubuh harus selalu dikontrol dari waktu ke waktu, apalagi mereka yang sudah lanjut usia. Kenaikan gula darah tanpa diketahui bisa memicu banyak bahaya untuk kesehatan, seperti penyakit diabetes.Pengecekan gula darah juga saat ini cukup terbilang mudah. Tak perlu repot-repot pergi ke dokter, Anda hanya cukup memanfaatkan alat pengukur gula darah yang bisa didapatkan secara mudah. Namun, walau terbilang mudah tetap saja banyak orang yang tidak sadar untuk mengecek tingkat gula darah.Sebenarnya, peringatan gula darah saat meninggi bisa ditunjukan oleh tubuh. Nah, berikut ini terdapat beberapa gejala yang patut kamu kenali saat gula darah naik tinggi.
5 Gejala Gula Darah Naik, Kenali Sebelum Terlambat
 – Gula darah tinggi merupakan kondisi berbahaya bagi tubuh. Kenaikan kadar gula yang tinggi tentu bisa memicu beragam masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung dan stroke. Kenaikan gula darah memiliki beberapa gejala, namun sayang masih banyak orang yang mengabaikannya.Padahal, kenaikan gula darah tanpa diketahui bisa meningkatkan risiko bahaya kematian yang cukup tinggi, terutama bagi mereka yang menderita diabetes. Penderita diabetes harus selalu waspada jika gula darah tiba-tiba naik. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mengetahui beberapa gejala gula darah yang sedang naik.Salah satu gejalanya yaitu mudah merasa lelah. Gula darah yang tinggi juga bisa memicu kelelahan hebat. Jika Anda mengalaminya secara terus-menerus, segeralah cek tingkat gula darah Anda.
Langkah Efektif Turunkan Kadar Gula Darah
 – Gula darah tinggi merupakan kondisi berbahaya bagi tubuh. Beragam penyakit silent killer bisa dipicu oleh gula darah tinggi. Sebut saja seperti serangan stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga diabetes bisa menyerang Anda karena gula darah tinggi.Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga gula darah menjadi stabil. Jika Anda memiliki gula darah yang mudah naik, maka Anda harus menghindari penyebabnya. Untuk itu, Anda disarankan agar bisa menerapkan gaya hidup yang bisa membantu menjaga gula darah menjadi stabil.Memilih sumber karbohidrat yang tepat jadi salah satunya. Pilihlah karbohidrat kompleks, di mana karbohidrat ini memiliki banyak jenis gula di dalamnya yang diolah di tubuh dengan waktu yang lama, sehingga membuat gula darah lebih sulit naik.