Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Ini Dia Tempat Sampah Modern, Dijamin Praktis dan Keren

 – Di zaman yang sudah serba digital ini, rupanya tempat sampah mulai perlahan mengalami perubahan. Mulai dari yang tadinya hanya sebuah tempat biasa, kini bisa menjadi luar biasa dengan teknologi yang canggih.

Kemajuan teknologi memang dikhususkan untuk semakin memudahkan manusia. Oleh karena itu, tidak heran di zaman yang sudah canggih ini banyak alat-alat yang memudahkan kehidupan manusia. Seperti tempat sampah pinggir jalan berikut ini.

Di mana, tempat sampah canggih berikut ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dan petugas pembuang sampah. Jadi, penasaran bukan seperti apa, tempat sampah modern ini?

Read Full Article
Ini Dia Tempat Sampah Modern, Dijamin Praktis dan Keren
 – Di zaman yang sudah serba digital ini, rupanya tempat sampah mulai perlahan mengalami perubahan. Mulai dari yang tadinya hanya sebuah tempat biasa, kini bisa menjadi luar biasa dengan teknologi yang canggih.Kemajuan teknologi memang dikhususkan untuk semakin memudahkan manusia. Oleh karena itu, tidak heran di zaman yang sudah canggih ini banyak alat-alat yang memudahkan kehidupan manusia. Seperti tempat sampah pinggir jalan berikut ini.Di mana, tempat sampah canggih berikut ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dan petugas pembuang sampah. Jadi, penasaran bukan seperti apa, tempat sampah modern ini?
Lebih Dekat dengan Sampah di Bank Sampah NTB Mandiri
.co.id – Hampir di setiap saat, di segala aktivitas, kita akan bertemu dengan sampah. Dalam bentuk apapun itu. Mengerjakan pekerjaan kantor, menikmati sajian makanan, memasak, dan berbagai kegiatan lain, pada akhirnya juga akan menghasilkan yang namanya sampah.Dan hingga kini, sampah menjadi masalah besar yang belum juga dapat ditangani. Penumpukan sampah dapat memicu terjadinya berbagai bencana, misalnya banjir maupun polusi lingkungan.Ya, bagaimana pun kita memang harus melangkah bersama untuk mengatasi permasalahan sampah ini. Kalau kita saja masih suka membuang sampah di sembarang tempat dan tidak memilahnya, akan susah jadinya. Tidak bakal selesai-selesai.
Begini Tata Kelola Sampah Masa Depan
Apa yang bikin kita nyaman tinggal di lingkungan kita yang sekarang? Salah satunya tentu saja udara yang bersih dan bebas dari bau sampah setiap pagi. Dan ya, tata kelola sampah sudah menjadi salah satu syarat sebuah lingkungan, bahkan kota dikatakan sebagai kota yang maju.Jika tata kelola sampah sudah baik, maka kualitas hidup masyarakatnya pun akan semakin baik pula. Salah satu tata kelola sampah yang mungkin terdepan saat ini dikelola oleh sebuah perusahaan asal Swiss bernama Villiger.Kalau dari websitenya di villiger.com, perusahaan ini sudah menangani urusan persampahan sejak 20 tahun dan sejak tahun lalu 2016 , sudah bersertifikat ISO. Mereka juga mengklaim diri sudah memiliki sistem pada lebih dari 150.000 instalasi di Swiss dan negara-negara sekitarnya. Apa yang membuat mereka berbeda?
Pria Ini Berhasil Ciptakan Minyak dari Limbah Plastik
Sampah memang menjadi masalah lingkungan hidup di dunia, tak terkecuali Indonesia. Masalah sampah yang menumpuk menjadikan Indonesia peringkat kedua penghasil sampah terbesar setelah China.Sampah utama berasal dari sampah plastik. Sampah plastik tidak dapat terurai oleh tanah dengan cepat, cara yang paling ampuh untuk mengatasinya yaitu dengan melakukan daur ulang.Sepertinya mustahil untuk melenyapkan banyaknya sampah plastik di Indonesia ini. Tapi baru-baru ini, sebuah akun Facebook bernama Say Muhammad menambahkan foto dan memberi keterangan foto tersebut bahwa, ia telah berhasil membuat minyak bakar dari sampah plastik.
Peringati Hari Sampah, Warga Lamongan Pungut Sampah dan Gelar Cap Tangan
Untuk pertama kalinya, warga Lamongan memperingati Hari Sampah Nasional hari Minggu (21/2/2016) ini. Warga melakukan aksi cap tangan hingga memungut sampah.
Rosidah, TKW Berprestasi di Luar Negeri dari Indramayu
Namanya mungkin belum banyak yang kenal, apalagi dia berada di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita di Hongkong. Tapi jangan disangka dia merupakan salah satu TKW berprestasi dari Indramayu yang bekerja di luar negeri.Dia adalah Rosidah, wanita kelahiran Indramayu 16 Desember 1991, anak dari bapak Musa dari Cirebon dan Ibunya Dariyah dari Indramayu. Saat usianya sembilan tahun dan adiknya berusia lima tahun, bapak sudah dipanggil Sang Pencipta. Pada saat itu dia masih duduk dibangku kelas 4 SD, dan ibunya memboyong dia dan adiknya ke Indramayu.Pada umur 16 tahun itu dia mulai mencintai dunia tulis menulis, waktu itu dia bekerja di Singapura. Namun, waktu itu dia belum mengenal tentang dunia dunia sastra dan sebagainya. Dia suka mengarang cerita, bahkan perjalanan hidup dia pun dia tulis dalam sebuah diary. Dia pun tidak paham apa itu sosial media, baru menggunakan facebook pada tahun 2011 itu pun saat dia bekerja di Hong kong dan masih bingung menggunakannya.
Kisah Gadis 'Sampah' yang Berubah Jadi Superhero
 – Nadia Sparkes, Gadis dari Norwich ini berhasil memberikan bukti kepada para hatersnya. Di mana, ia membuktikan jika selalu positif maka akan menghasilkan hal positif juga. Nadia Sparkes dulunya merupakan korban bully, bahkan ia pernah dijuluki sebagai gadis sampah oleh teman-temannya.Akan tetapi, kini predikat "Superhero" dari dunia melekat kepadanya, ia dianggap sebagai pahlawan untuk dunia. Bagaimana bisa? Nadia dijuluki sebagai gadis sampah, karena hobinya memunguti sampah-sampah yang ada di sekitarnya.Setiap hari usai pualng sekolah, Nadia selalu menyempatkan waktunya untuk memungut sampah, berbeda dengan teman-temannya yang hobi main dan jalan-jalan. Hal itu dilakukannya, lantaran kecintaan dan kepedulian Nadia terhadap lingkungannya.
Di Negara Ini, Sampah Makanan Bisa Disulap Jadi Uang
Dalam upaya untuk mengontrol masalah pemborosan makanan, pemerintah Korea Selatan menerapkan sebuah kebijakan yang disebut "Pay as You Trash".Kebijakan ini meminta warga untuk memisahkan sampah makanan dari sampah lainnya yang kemudian bisa ditukar dengan uang. Sampai sekarang, pemerintah Korea Selatan memiliki tiga metode untuk membayar warganya atas sampah makanan yang sudah dikumpulkan.Salah satunya dengan menggunakan metode kartu RIFD Radio Frequency Identification . Ketika warga menekankan kartu ini pada mesin RIFD, tutup mesin tersebut akan terbuka dan membiarkan penggunanya membuang sampah makanan yang sudah dikumpulkan.
Sampah Bisa Lebih Berharga di Tangan Orang Kreatif
 – Siapa yang tidak tahu dengan sampah, jika dibuang dengan sembarangan maka akan merusak pemandangan lingkungan, kebersihan, kerapian, dan keindahan suatu lingkungan. Jika sudah menumpuk dan tidak terurus, sampah juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap.Sehingga tidak heran, jika di mana-mana sering terpasang simbol atau anjuran "Buanglah sampah pada tempatnya". Bahkan, ada yang menggunakan kalimat yang lebih ekstrem lagi, misalnya "Sekolah SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 Tahun, kuliah 4 Tahun, tapi masih buang sampah sembarangan, memang sekolah belajar apa?"Namun, tidak semua orang memandang sampah adalah barang yang jijik dan kotor, bahkan mereka setiap hari bergelut dengan sampah. Karena, mereka memandang sampah adalah barang yang berharga.
Hubungan Rumit dengan Sampah Hingga Jadi Mantan Terindah
Setiap hari, orang-orang membicarakan sampah. Mulai dari puntung rokok yang dibuang sembarangan, sampah rumah tangga yang menumpuk di pinggir jalan, hingga sampah kenangan yang tak henti-hentinya membanjiri pikiran.Kita terus mempersoalkan sampah, padahal itu seperti hubungan sama mantan, diselesaikan baik-baik dan kalau susah dipahami, ya sudah, memahami diri sendiri saja. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi masalah ini, khususnya sampah yang dihasilkan kota-kota besar.Mulai dari program kampanye membuang sampah pada tempatnya yang tidak ada habis-habisnya, studi banding ke beberapa negara di Eropa, sampai memanggil Power Rangers ke Jakarta.
Ini Alasan Anda Tak Perlu Instal 'Cleaner' di Smartphone
Cleaner app atau aplikasi pembersih yang ada di smartphone dibuat untuk membersihkan sampah-sampah sisa hasil kerja sistem operasi selama perangkat berjalan.Namun, benarkah aplikasi semacam ini memang membersihkan sampah di smartphone? Apa sampah di smartphone itu? Istilah ini bakal merujuk pada satu kata yakni cache. Nah, cache ini adalah semacam remah-remah dari hasil pengoperasian Anda atas perangkat yang Anda pakai.Cache disimpan di cache memori yang ada di sistem operasi. Jika memori ini penuh, maka kinerja perangkat bakal menjadi lambat, sebab daya tampungnya memang punya batas. Setiap aplikasi punya sumbangan terhadap pemenuhan memori cache ini.
Begini Cara Efektif Meminimalisir Sampah
 – Sudah bukan rahasia lagi, jika permasalahan sampah jadi masalah di setiap kota, terutama kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta dan Bandung. Kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah sembarangan maupun gundukan sampah yang menggunung dan bau menjadi masalah yang tak kunjung selesai.Padahal, jika kita mau berpikir sejenak, sebenarnya masalah sampah ini bukan jadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga masyakaratnya. Sudah bisa dipastikan, kita juga perlu ikut bertanggung jawab dan tak lepas tangan dengan permasalahan satu ini.Kita turut menyumbang setiap kilo sampah dan kita pula penyebab menggunungnya sampah di TPA. Berkaitan dengan pengelolaan sampah, Minggu 19 November 2017 lalu saya berkesempatan hadir di acara Car Free Day bersama Balitbang PUPR.
Tempat Pembuangan Akhir dengan Pemandangan Paling Keren
Jika biasanya pemandangan Tempat Pembuangan Akhir TPA hanya berupa tumpukan sampah, maka lain halnya dengan TPA kabupaten Pacitan.Selain sampah, ada pemandangan lain yang bikin tempat ini terlihat keren, yaitu keindahan Teluk Pacitan. Bisa jadi ini adalah salah satu TPA dengan pemandangan paling keren di Indonesia.Apa yang ada di benak traveler saat mendengar nama Tempat Pembuangan Akhir TPA ? Sampah, bau, dan kotor pasti tak jauh dari kata-kata tadi. Tidak salah dan wajar, karena TPA memang tempatnya sampah berkumpul.
Naik Bus Bayar Pakai Sampah di Indonesia
 – Konsep bank sampah adalah upaya mengubah perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, namun justru memanfaatkannya dari sisi ekonomi. Sampah disetorkan kepada bank, lalu nilai ekonomi atau uangnya dimasukan ke rekening warga yang bersangkutan seperti lazimnya menabung di bank.Di Indonesia bahkan ada sampah yang dimanfaatkan untuk membayar layanan kesehatan. Juga ada aktivitas sedekah sampah yang nilai ekonominya lalu dimanfaatkan untuk membangun fasilitas bagi komunitas warga.Kini, kita disodori lagi fakta soal bagaimana memanfaatkan sampah. Warga yang ingin naik bus untuk bertransportasi dapat membayar dengan sampah plastik. Itulah inovasi yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, Warga yang naik Bus Suroboyo cukup membayar dengan sampah.
Sampah di Bali Kembali Jadi Sorotan Dunia
 – Menjadi tempat tujuan wisata bagi banyak orang, Bali menghadapi masalah pencemaran yang cukup memprihatinkan. Keadaan darurat sampah tidak hanya mengancam dan buruk untuk liburan, tapi juga kesehatan, tulis beberapa media online internasional. Gambar peselancar dan perenang yang dikelilingi oleh limbah mengambang di perairan yang dulu memikat, atau tumpukan sampah di pasir pantai Bali, secara teratur menunda orang-orang yang ingin ke Bali.Hampir 1,3 juta ton sampah laut diproduksi oleh Indonesia setiap tahunnya, menurut AFP. Indonesia merupakan penyumbang terbesar kedua di dunia untuk limbah berbahaya setelah China. Pihak berwenang mencoba menangani masalah sampah, mengerahkan mesin berat, dan membersihkannya. Namun, plastik dan kotoran lainnya tetap muncul.Situasi semakin memburuk selama musim hujan. Ketika lebih banyak sampah terbawa dari darat dengan angin kencang dan sungai yang meluap. “Sampah secara estetis mengganggu wisatawan, tapi masalah sampah plastik jauh lebih serius,” kata Gede Hendrawan, peneliti kelautan dari Universitas Udayana Bali. 
The Griya Lombok, Sampah Kertas Disulap Jadi Barang Berkelas
Bagi sebagian orang, tumpukan sampah kertas mungkin tidak ada artinya. Coba bayangkan, berapa banyak sampah dengan jenis kertas yang kita hasilkan selama ini?Struk transaksi di ATM, struk berbelanja di supermarket, kertas-kertas revisian skripsi, brosur-brosur yang sampai rumah bingung hendak diapakan, dus-dus kotak bekas susu dan lainnya yang menumpuk dan masih banyak lagi.Mungkin ada yang sudah paham untuk memilahnya, meskipun tetap lebih banyak yang memilih untuk memusnahkannya dengan cara membakar. Lain halnya dengan Pak Theo, pemilik The Griya Lombok ini justru mampu mengolah sampah-sampah kertas tersebut menjadi produk bernilai puluhan juta rupiah.
Menakjubkan, 5 Tempat Ini Dianggap Paling Bersih Di Dunia
Jika dibandingkan dengan dulu, bumi sekarang seolah menjadi tempat sampah raksasa. Bayangkan saja, dimana-mana kita bisa menemui sampah yang berserakan. Mulai di tempat pembuangan sampah, got, sampai di sungai sekalipun. Jika tidak segera di atas, sampah-sampah tersebut malah mendatangkan bencana bagi manusia.Namun berbicara tentang sampah, sepertinya tidak akan berlaku di tempat ini. Ya, beberapa daerah ini telah dinobatkan sebagai tempat paling bersih di dunia. Percayalah, setelah kamu membaca tulisan ini mungkin akan terlintas dibenakmu untuk pergi kesana.
Ini Waktu yang Dibutuhkan Alam untuk Mengurai Sampah
Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa menghasilkan 2000 ton sampah per hari, atau setara dengan 73 juta ton per tahun. Sampah sebanyak itu jika tidak dikelola dengan baik, beberapa tahun mendatang rakyat Indonesia akan hidup bersama tumpukan sampah.Sebenarnya bagi orang kreatif, di dunia ini tidak ada yang namanya sampah, yang ada hanyalah sumber daya yang bisa menghasilkan sesuatu yang baru, sesuatu yang berguna, dan yang pasti, mendatangkan penghasilan. Hanya perlu mengolahnya kembali atau menggunakannya kembali.Sampah yang kita buang setiap hari terdiri dari dua jenis, yakni organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang terdiri dari bahan-bahan tumbuhan dan hewan yang berasal dari alam yang proses penguraiannya memerlukan waktu yang relatif lebih singkat.
Penampakan Sampah Mengganggu di Kali Rawamangun, Bikin Air Tak Mengalir
Sampah, sekali lagi sampah. Sungai-sungai di Indonesia adalah 'Bantargebang', atau menjadi tempat pembuangan sampah.
Ini 'Soto Sampah' dengan Rasa Mewah
Kota Jogja penuh dengan nama makanan yang unik. Kali ini saya menemukan soto dengan nama unik yakni 'sampah.' Nah, jangan berpikiran bahwa ini sampah sungguhan.Sampah yang dimaksud adalah penyajian yang sembarangan alias tidak beraturan seperti sampah. Soto ini seperti soto kebanyakan yang berisi tauge, mi, wortel dan lain-lain, tapi tidak ada suwiran daging dalam soto ini, hanya sedikit lemak sapi yang sedikit menjadi tambahan.Oleh karena itu, penjual soto ini menyediakan lauk pendamping yang bisa kita pilih sendiri, seperti telur dadar, sate, gorengan, maupun ayam goreng. Tampilan sederhana membuat saya mengingat soto masakan rumahan, yang biasanya penyajiannya sembarangan.
Thilafushi, Pulau Cantik yang Kini Jadi Tumpukan Sampah di Maladewa
Pulau-pulau tropis yang menakjubkan di Maladewa, barat daya India, dikenal karena memiliki pantai berpasir putih dan perairan tenang. Mereka kerap menjadi tujuan wisata bagi orang-orang kaya.Tapi seperti kegiatan manusia di sisi manapun di dunia ini, selalu menghasilkan sampah. Bahkan, di kota-kota besar dunia pun banyak sampah yang smapai menggunung dan menghasilkan bau yang tidak sedap.Bagaimana dengan di Maladewa, kemana sampah yang mereka hasilkan dari turis yang berdatangan setiap tahunnya? Ini dia sisi kotor dari Maladewa, yang jarang sekali diungkapkan oleh media.
Pengalaman Bikin SIM di Sampit Kalimantan Tengah
Yas adalah kolega saya. Dia tinggal di pinggir Jakarta. Sama dengan saya. Dia menjelaskan, nomor daerah dimaksud adalah nomor seluler yang dibelinya di kota tempat dia saat itu menelepon. Saat menelepon dia mengaku sedang di Sampit, Kalimantan Tengah. Maklum, bisnisnya adalah usaha perkebunan. Praktis perjalanan bolak-balik ke Kalimantan dilakoni.Siang itu dia bukan mau cerita soal bisnis perkebunan. Justru dia menyampaikan hal yang amat berbeda. Ini orang gua, teman gua bikin SIM bolak-balik gagal di Sampit, Kalimantan Tengah. Udah tiga kali, tapi dia mau coba terus sampai berhasil, ujar dia.Padahal, kata Yas, orangnya itu harus menempuh perjalanan darat hampir seratus kilometer untuk ke kantor Polres. Butuh energi banyak hanya untuk membuat surat izin mengemudi SIM . Sekalipun demikian, bakal dicoba terus sampai berhasil. Orang gua ini nggak mau pake jalan pintas. Dia ingin murni lewat tes dan ujian, tambahnya.
Kreatif, Tempat Sampah yang Kotor Bisa ‘Disulap’ Jadi Taman Bermain
Berbicara mengenai sampah, pasti tidak ada menariknya. Namun bagaimana jika tempat sampah diubah menjadi taman bermain ? Pasti menarik untuk dibahas, apalagi hal ini cukup unik karena membangun taman bermain berlatar tempat sampah.