Rasa Antik dan Otentik dari Mie Kopyok Mbah Waji

Rasa Antik dan Otentik dari Mie Kopyok Mbah Waji

Deristya Syafjulianti  ⋅  15 Jun 2017 00:20:07

Saksi sejarah ternyata tidak hanya berbentuk bangunan atau monumen, tapi juga bisa kuliner sekaligus penjualnya. Seperti Mbah Waji berikut ini, meski sudah tua renta, namun tangannya tetap lihai dan kuat dalam meracik bumbu mi kopyok.Di Jogja, resep beliau adalah salah satu yang legendaris kesukaan banyak orang. Mi kopyok sebenarnya adalah kuliner khas Semarang berupa mi putih yang disajikan dengan kuah hangat lengkap dengan tetelan daging sapi hingga tahu. Namun, hasil olahan Mbah Waji juga punya ciri khas yang tidak akan kamu temukan pada hidangan serupa di tempat lain. Satu kata saja untuk mi kopyok ini, yaitu enak.Sudah sejak tahun 70-an, Mbah Waji setia menghidangkan rasa yang istimewa meski usianya sekarang sudah berkepala 8. Porsi dan rasa tidak mengecewakan, itulah mengapa hingga sekarang penikmat setianya selalu menyempatkan untuk datang ke kedai sederhana di depan Radio Retjo Buntung tersebut.

Continue Reading

Related Posts