Sepi di Dunia yang Ramai

Sepi di Dunia yang Ramai

Deristya Syafjulianti  ⋅  26 May 2017 04:10:07

Beberapa tahun lalu saya mengantar tamu ke sebuah candi di Magelang yang tempatnya cukup terpencil. Setelah turun dari mobil, kami masih harus berjalan kaki mendaki bukit yang sepi. Sama sekali tidak ada orang lain, dan tidak ada suara apapun. Tidak ada suara mobil, tidak ada suara orang berbicara, tidak ada suara pesawat udara atau yang lain. Sepi.Rasanya aneh, biasa hidup di kota yang bising, tiba-tiba berada di tempat tanpa suara. Namun, di tengah kesepian itu, ada suara-suara lain yang berbicara. Suara daun diterpa angin, jangkrik bernyanyi, kepak sayap burung, dan suara napas kami.Ternyata, sepi juga punya suara, tetapi tidak pernah kita dengarkan karena ada suara-suara lain yang lebih keras. Setiap hari kita dibombardir oleh kesibukan, komunikasi tanpa henti, suara bising, entertainment, dan berbagai stimulasi yang memenuhi pikiran kita.

Continue Reading

Related Posts