Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Pentingnya Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Anak usia sekolah, terutama sekolah dasar, sangat membutuhkan kehadiran orangtua. Anak memerlukan orangtua sebagai pendamping mereka dalam belajar di rumah. Alasan yang sangat mendasar adalah, anak usia sekolah dasar masih memerlukan bimbingan tentang bagaimana cara belajar.

Anak perlu mendapat arahan tentang bagaimana pengaturan waktu belajar, proses dan cara belajar yang baik. Mendampingi anak tidak mesti harus mengajari mereka materi pelajaran, atau tugas rumah yang diberikan oleh guru.

Namun demikian, orangtua bukan mustahil berperan memberikan penyelesaian materi belajar maupun tugas rumah, yang dikerjakan anak.

Read Full Article
Anak Anda Enggan Belajar di Rumah? Ini Penyebabnya
Kegiatan belajar di rumah tidak dapat dipisahkan dengan prestasi belajar anak. Untuk meraih prestasi belajar di sekolah, anak perlu belajar atau mengulang pelajaran di rumah.Tujuannya adalah untuk memantapkan penguasaan materi pelajaran di sekolah. Berbagai cara yang dilakukan guru, agar anak dapat mengulang pelajaran di rumah. Misalnya memberikan tugas atau pekerjaan rumah (PR).Namun para guru tidak dapat memantau apakah anak memang mengerjakan tugas atau membuat PR di rumah. Di sinilah pentingnya peran orang tua mengawasi kegiatan belajar anak di rumah.  
Agar Belajar Jadi Menyenangkan untuk Anak
Benarkah belajar itu suatu kegiatan menyenangkan bagi anak? Jika sekiranya sebagian anak mengatakan tidak, termasuk Anda, bagaimana menjadikan belajar menjadi hal yang mengasyikkan? Mungkin sulit?Tentu saja, karena belajar menyenangkan itu tidak datang dengan sendirinya. Selain itu, perlu proses dan waktu sehingga belajar menjadi sebuah budaya yang mengasyikkan. Harus ada upaya atau ikhtiar dari diri anak sendiri, di samping dukungan dari lingkungan belajar yang ada.Upaya dari anak lebih diutamakan penciptaan suasana hati yang baik. Dukungan dari lingkungan belajar difokuskan pada bagaimana penciptaan suasana belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Mari kita ikuti pembahasan berikut ini lebih lanjut. 
Lima Cara Efektif Bantu Anak Belajar di Rumah
Tidak diragukan lagi, betapa pentingnya peran orangtua dalam meningkatkan prestasi anak. Waktu anak lebih banyak berada di rumah, termasuk bersama kedua orangtua.Kondisi ini memungkinkan orangtua untuk memantau perkembangan belajar, memberikan dorongan, dan membantu anak untuk belajar di rumah. Dalam hal membantu anak belajar di rumah, banyak cara yang dapat dilakukan orangtua.Ini bukan berarti orangtua harus berperan sebagai guru, menggantikan peran guru di sekolah ketika anak berada di rumah. Lantas, apa saja cara yang dapat dilakukan orangtua di rumah?
Langkah agar Anak Semangat Mengerjakan PR
Terkadang orangtua sempat dibuat bingung, karena kelakuan anaknya pada saat mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Pasalnya, anak selalu saja lirak-lirik kepada orangtuanya seperti hendak bertanya tentang sesuatu."Ma, nomor dua ini jawabnya apa?" tanya si anak kepada ibunya, sambil corat-coret di kertas. Hal tersebut karena, setelah dihitung berkali-kali, tapi tidak ada jawaban yang tepat. Hal-hal tersebut adalah wajar terjadi, karena belum tentu orangtua bisa menjawab soal yang ditanyakan oleh anaknya.Perlu ditegaskan bahwa, pada saat mendampingi anak dalam belajar, perlu juga disertai dengan pemahaman gaya belajar anak dan gaya belajar orangtua itu sendiri. Dan berikut ini terdapat langkah tepat agar anak mau semangat dalam mengerjakan PR.
Lima Tips Ampuh agar Anak Betah Belajar di Rumah
Rumah adalah tempat belajar pertama bagi anak setelah sekolah dan lingkungan sosial masyarakat. Hal ini disebabkan, karena waktu anak lebih banyak di rumah bersama orang tua ketimbang tempat lainnya.Kondisi ini sangat strategis bagi orang tua dalam memotivasi anak untuk belajar. Jika anak mau belajar di rumah hanya ketika ada pekerjaan rumah (PR) dari guru di sekolah. Boleh jadi hal ini sebagai indikasi bahwa anak tidak betah belajar. Belum tercipta suasana yang kondusif sehingga tidak memungkinkan anak mau belajar di rumah.Kondisi ini akan lebih buruk lagi bila anak juga merasa tidak betah belajar di sekolah. Maka dapat diperkirakan, anak tersebut  akan sering bolos, datang terlambat ke sekolah atau telat masuk kelas. Saat belajar berlangsung, anak akan sering minta izin keluar dengan berbagai alasan.
Empat Sisi Penting Dampingi Anak Saat Belajar
Jangan pernah meremehkan peran pendampingan Anda sebagai orantua selama buah hati belajar. Karena, pendampingan belajar ini ternyata membawa hasil yang memuaskan.Proses belajar anak menjadi cenderung semakin baik. Para pemerhati pendidikan mengklaim bahwa, teori psikologi perkembangan anak membuktikan bahwa anak semakin baik jika proses belajarnya didampingi oleh orangtuanya.Memang ada perbedaan dari mereka, ketika belajar didampingi dengan yang tidak. Anak yang tidak didampingi belajar, maka ia akan merasa kurang mendapat perhatian dan menyebabkan anak menjadi malas belajar.
Sekolah Ini Sediakan Pelayan Cantik untuk Dampingi Belajar
.co.id – Bagi sebagian orang belajar di sekolah merupakan salah satu aktivitas yang membosankan hingga melelahkan. Meski kini terus muncul inovasi pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan belajar siswa, ternyata masih ada saja siswa yang menghindari jam belajar.Demi meningkatkan minat belajar, sebuah sekolah di Jepang membuat terobosan baru yaitu dengan menyediakan para pelayan khusus untuk mendampingi para siswa saat belajar.Sekolah Gifted Academy yang berlokasi di Kota Shibuya, Tokyo, ini memiliki program yang diberi nama Made in Maid Family. Program ini secara khusus bertujuan untuk menarik para pelajar pria dengan cara menyediakan pelayan-pelayan manis untuk mendampingi mereka belajar.
Lima Cara Belajar yang Perlu Dihindarkan Anak
Meraih prestasi belajar di sekolah menjadi impian semua anak maupun orangtuanya. Kenyataannya, tidak semua anak yang berhasil mewujudkan impiannya.Sebagian anak memperoleh hasil belajar kurang memuaskan. Tidak semata, karena malas belajar. Justru lebih banyak, karena anak tidak melakukan cara-cara terbaik dalam meraih prestasi belajar.Begitu pula orangtua anak, belum semuanya dapat melakukan dorongan positif. Dorongan agar anak meraih hasil belajar yang memuaskan. Orangtua anak kurang memperhatikan, bagaimana belajar dan cara belajar yang dilakukan anak.
Empat Makanan Sehat Pendongkrak Prestasi Belajar Anak
Orang tua mana yang tak ingin anaknya berprestasi belajar yang tinggi di sekolah. Anak yang berprestasi merupakan cerminan keberhasilan orang tua dalam mendukung dan memotivasi anak belajar.Mendukung dalam arti menyiapkan sumber daya yang memungkinkan anak meraih hasil belajar yang optimal. Sedangkan memotivasi dalam pengertian ini, mendorong anak untuk belajar dengan rajin dan tekun.Memang, prestasi belajar anak di sekolah dipengaruhi oleh banyak hal. Namun dikelompokkan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah hal yang memengaruhi hasil belajar yang berasal dari dalam diri anak.
Selagi Muda, Lakukanlah Kegiatan Positif
Belajar itu penting, bahkan sangat penting bagi setiap orang. Bagi anak dan kaum remaja pada umumnya, hasil belajar akan menjadi bekal hidupnya kelak. Memasuki usia dewasa, aktivitas seseorang akan dimonopoli oleh pekerjaan rutin untuk memenuhi kebutuhan hidup.Pekerjaan rutin yang layak tersebut, tentu diperlukan persiapan yang matang sejak usia muda. Itu salah satunya diperoleh dengan melakukan kegiatan belajar dan aktivitas lainnya yang mendukung. Belajar itu tidak hanya di sekolah. Di rumah atau dimana dan kapan saja, orang dapat belajar.Belajar tidak dibatasi oleh dimensi waktu, umur bahkan tempat. Namun bagi anak maupun remaja, belajar yang utama adalah di bangku pendidikan dan di rumah.
Tingkatkan Prestasi Anak dengan Sarapan Sehat
Semua orang sudah mengetahui betapa pentingnya sarapan bagi anak sekolah. Menu sarapan seimbang akan berpengaruh terhadap aktivitas belajar anak di sekolah. Anak akan belajar penuh semangat untuk meraih prestasi belajar yang memuaskan.Sementara itu, anak yang tidak terbiasa sarapan sebelum berangkat sekolah dan mengandalkan jajan di sekolah akan mengalami kelelahan. Bahkan mereka cenderung mengantuk dalam mengikuti proses pembelajaran.Tentu saja hasil belajar anak sulit ditingkatkan dengan cara dan semangat belajar seperti itu. Jajan di sekolah bukannya tidak baik. Hanya saja porsi menu jajan mereka tidak memenuhi syarat menu seimbang. Menu sarapan seimbang memenuhi asupan gizi yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.
Agar Belajar di Rumah Lebih Menyenangkan, Coba Tips Ini
Siapa yang tidak akan senang belajar dalam suasana yang menyenangkan hati. Semua siswa akan bersemangat belajar jika suasana belajar sangat kondusif dan menggairahkan. Prestasi belajar akan dapat dicapai dengan memuaskan.Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa maupun orang tuanya. Rendahnya kemauan belajar di rumah, sering berawal dari lingkungan belajar yang tidak kondusif. Suasana di rumah serba bising dan bikin pusing kepala.Di samping itu juga, disebabkan oleh sarana dan pendukung untuk belajar kurang memadai. Misalnya, buku sumber belajar, tempat belajar, dan suasana di rumah sangat kurang pencahayaan atau penerangan.
Pendekatan Efektif dalam Penanganan Siswa Bermasalah
 – Siswa bermasalah di sekolah tidak selalu diartikan sebagai siswa yang menunjukkan sikap dan perilaku menyimpang. Masalah siswa mencakup semua aspek yang berkaitan dengan kemajuan belajar siswa. Baik proses belajar di sekolah dan di rumah, maupun hasil belajar yang diraih siswa.Masalah siswa tidak akan pernah berhenti ditemui oleh guru di sekolah, terutama sekolah kategori reguler, bukan sekolah unggulan. Ini bukan berarti di sekolah tersebut tidak ada masalah siswa. Barangkali frekuensi masalahnya relatif lebih rendah. Dari sekian banyak masalah siswa, ada dua pokok masalah yang sering terjadi pada siswa di suatu sekolah.Pertama, masalah hasil belajar siswa. Seorang siswa dinilai telah bersikap dan berperilaku baik, namun menunjukkan hasil belajar menurun dari waktu ke waktu. Ternyata proses belajar siswa tersebut bermasalah. Misalnya sulit memusatkan perhatian atau kurang fokus belajar, selalu murung dalam belajar dan lain sebagainya.
Lima Tips Belajar Efektif dan Efisien untuk Anak
Apapun pekerjaan yang dilakukan menuntut adanya prinsip efektivitas dan efisiensi. Pekerjaan yang dilakukan secara efektif dan efisien, akan mengantarkan seseorang untuk mencapai hasil yang baik dan memuaskan.Prinsip efektivitas dan efisiensi sudah pasti memerlukan prosedur dan langkah-langkah tertentu. Begitu pula halnya dengan aktivitas belajar siswa. Agar memperoleh hasil belajar atau prestasi belajar yang diinginkan, perlu adanya prosedur dan langkah-langkah dalam kegiatan belajar.Faktanya, semua siswa bisa melakukan aktivitas belajar dengan baik. Hanya saja yang menguasai cara belajar yang efektif dan efisien akan meraih hasil belajar yang lebih baik. Bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien? Berikut ini ulasannya.
Tips Ciptakan Suasana Nyaman Anak Belajar di Rumah
Rumah tempat tinggal tidak harus mewah. Mempunyai sarana dan fasilitas lengkap. Rumah seperti ini pun sesungguhnya tak berarti apa-apa jika suasana dan kondisinya tidak nyaman untuk anak belajar.Rumah tempat tinggal, khususnya di pedesaan, seyogyanya memenuhi syarat layak huni. Bersih luar dan dalam. Mempunyai sirkulasi dan pencahayaan yang cukup. Sehingga nyaman dan tenang untuk aktivitas belajar anak di rumah.Suasana nyaman dan tenang untuk anak-anak belajar tidak hanya dari faktor fisik rumah. Namun, hendaknya juga bebas dari suara hiruk-pikuk dan kebisingan. Tentu saja sangat sulit menciptakan suasana dengan kondisi lingkungan seperti ini.  
Tiga Cara Atasi Anak Malas Belajar di Rumah
Apakah anak Anda malas belajar di rumah? Anak justru senang bermain game di warnet. Duduk berlama-lama di depan televisi menyaksikan acara kesayangannya. Atau sering asyik bermain dengan gadget?Ya, sudah lumrah. Jika anak usia sekolah sudah malas belajar, pasti ada hal menarik lainnya yang mereka lakukan selain belajar. Kegiatan lain itu bisa jadi jauh lebih menarik bagi anak daripada belajar. Namun, Anda tak perlu khawatir apalagi marah terhadap anak. Mengapa?Memarahi anak hanya akan membuat suasana semakin tidak kondusif. Anak semakin enggan belajar di rumah. Yang mungkin perlu Anda lakukan adalah, mencari strategi alternatif untuk mengubah keadaan yang tidak menguntungkan tersebut. Berikut alternatif atau cara lain mengatasi kemalasan anak belajar di rumah.
Kenali Faktor Internal Kesulitan Belajar Anak
Masalah kesulitan belajar menjadi perhatian utama bagi sebagian guru. Siswa sering tidak mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal. Mau atau tidak, guru harus melakukan program remedial atau perbaikan agar siswa mengalami ketuntasan belajar.Meskipun demikian, belajar bagi siswa bukan hanya sekadar mencapai ketuntasan belajar. Atau mencari nilai akademis semata, seperti yang tertera dalam buku rapor dan ijazah.Banyak hal lain yang hendak diwujudkan melalui kegiatan belajar siswa, di antaranya memperoleh pengalaman belajar. Belajar itu sesungguhnya mengetahui dan memahami banyak hal.  
Sepuluh Tips Bangun Motivasi Belajar Anak
Upaya membangun motivasi belajar anak tidak hanya dilakukan oleh guru di sekolah. Orangtua juga dapat berperan lebih aktif untuk melakukan semua itu. Jika orangtua berhasil menumbuhkan motif belajar yang tinggi pada anak di rumah, maka tugas guru di sekolah tidak akan lebih berat.Sering diungkapkan bahwa, lingkungan keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Orangtua sebagai pendidik dan guru pertama, berpeluang untuk membangun karakter suka belajar dan mencari ilmu pengetahuan.Semua itu berawal dari upaya orangtua untuk membangun motivasi yang kuat dalam diri anak. Bagaimana membangun motivasi belajar anak di rumah? Berikut ini adalah 10 trik ampuh membangun motivasi belajar anak.
Anak Perlu Pahami Enam Cara Belajar Ini
Kali ini kita akan berbagi cara bagaimana cara belajar yang baik di rumah. Dengan memahami cara belajar yang baik di rumah, hal ini akan menjadi langkah awal yang baik bagi anak untuk meraih prestasi belajar secara optimal.Kenyataannya, masih banyak anak yang belum menguasai bagaimana seharusnya kiat belajar yang baik di rumah. Mereka masih melakukan kebiasaan belajar yang keliru.Tentu saja kebiasaan ini akan merugikan diri sendiri, meskipun tidak terasa secara langsung dan dalam waktu yang cepat. Berikut akan disajikan cara belajar yang baik di rumah.
Inilah 4 Disiplin Penting Diterapkan Anak di Rumah
 – Secara sederhana dapat dirumuskan bahwa disiplin di rumah tangga dapat dimaknai sebagai sikap anggota keluarga untuk taat azas, aturan dan taat pada kebiasaan yang berlaku di rumah tangga tersebut. Setiap keluarga menganut paham, sosial dan budaya tersendiri.Antara satu keluarga dengan keluarga lainnya, akan menerapkan azas, aturan dan cara berbeda dalam penerapannya. Namun demikian keluarga yang memiliki anak usia sekolah, segala azas, aturan yang diterapkan perlu menyesuaikan diri dengan sosial dan budaya yang berlaku di lembaga sekolah tempat anak belajar. Disiplin anak hendaknya berlaku universal. Hal ini tercermin dari 4 disiplin yang perlu diterapkan oleh anak di lingkungan keluarga.1.Disiplin belajar Anak pada usia sekolah, tidak hanya belajar di sekolah. Ketika anak berada di lingkungan keluarga, anak juga mempunyai kewajiban untuk belajar.
Lima Kebiasan Unik Anak saat Belajar
Pernahkah Anda mengamati kebiasaan-kebiasaan anak ketika sedang belajar di rumah? Jika sering mengamati perilaku anak ketika mengulang pelajaran atau mengerjakan tugas rumah (PR), Anda mungkin akan geleng kepala karena cara belajar di rumah sewaktu Anda sekolah dulu, tidak seperti dilakukan oleh anak sekarang.Kita akan menemukan hal-hal unik sehingga menimbulkan tanda tanya di hati sebagai orang tua. Bisakah dengan cara-cara belajar yang dilakukan anak Anda, akan mengerti dan paham dengan materi pelajaran yang diulang?Ya, faktanya, anak sekarang dengan cara belajarnya yang dianggap unik itu masih banyak yang tetap eksis. Mereka tetap meraih prestasi belajar di sekolah. Namun, banyak juga yang menunjukkan hasil belajar yang kurang baik akibat cara dan kebiasaan belajar yang salah tersebut.  
Pentingnya Mendampingi Anak Belajar di Rumah
Anak usia sekolah, terutama sekolah dasar, sangat membutuhkan kehadiran orangtua. Anak memerlukan orangtua sebagai pendamping mereka dalam belajar di rumah. Alasan yang sangat mendasar adalah, anak usia sekolah dasar masih memerlukan bimbingan tentang bagaimana cara belajar.Anak perlu mendapat arahan tentang bagaimana pengaturan waktu belajar, proses dan cara belajar yang baik. Mendampingi anak tidak mesti harus mengajari mereka materi pelajaran, atau tugas rumah yang diberikan oleh guru.Namun demikian, orangtua bukan mustahil berperan memberikan penyelesaian materi belajar maupun tugas rumah, yang dikerjakan anak.
Cara Efektif Tingkatkan Disiplin Belajar Siswa
Aktivitas belajar siswa di ruang kelas memerlukan aturan dan tata tertib tertentu. Hal ini dikenal juga dengan istilah disiplin belajar siswa. Dengan pengaturan belajar seperti ini, aktivitas belajar siswa menjadi lancar dan menyenangkan. Selain itu, hasil belajar juga akan memuaskan, dimiliki dan dirasakan sebagai sesuatu yang bermakna bagi siswa.Aktivitas belajar siswa di ruang kelas tidak berjalan dengan sendirinya. Pada saat siswa beraktivitas belajar, maka saat itu pula berlangsung aktivitas mengajar. Dua aktivitas berlangsung sekaligus dalam waktu dan ruang yang sama. Inilah yang dikenal dengan istilah proses belajar dan mengajar (PBM).Aktivitas mengajar juga memerlukan pengaturan tertentu yang tertuang dalam prosedur dan proses mengajar. Kepiawaian guru dalam menjalankan aktivitas mengajar, akan menetukan bagaimana aktivitas belajar siswa. Kenyataannya, disiplin mengajar yang diterapkan guru akan berpengaruh pada disiplin belajar siswa di ruang kelas.