Kondisi Muslim di Zaman Postmodern

Kondisi Muslim di Zaman Postmodern

Hidayat Tf  ⋅  17 Jan 2017 07:16:51

jika manusia-muslim dengan alat techologynya, sibuk dengan perangkat technology, memangnya salah? Toh para pelajar muslim pun juga bakal sibuk dengan techonologynya—dengan technology pelajar muslim ‘terbantu’ untuk menguasai pelajaran ini, itu dan seterusnya: jika dilihat dari sudut buruknya, banyaknya ‘gambar-gambar’ yang dilarang umat-muslim, banyaknya situs-situs ‘buruk’ yang mempengaruhi mental anak: kataku, bukankah itu telah masanya? Jika anak mempunyai waktu untuk kebebasan dan tidak terikat-kuat oleh pendidikan, maka jadilah anak tersebut dalam kalangan postmodern: yakni saling terjalin manusia yang lain, dan bahkan bisa berkomunikasi dengan manusia lain, dan melihat sesuatu yang anak-inginkan, efeknya: sisi kemanusiaan anak mencuat. Oleh karenanya penting mendidik anak ke pesantren—manusia muslim harus percaya, bahwa anak adalah titipan dari tuhan—maksud saya jika yang dikhawatirkan tentang moralitas anak: pendidikan mana yang layak untuk moral kecuali di pesantren? Tawaran yang diharapkan agama bukanlah tentang kemewahan dunia, namun kebagusan moral (akhlak).

Continue Reading

Related Posts