Gereja Ayam, Bertahan dari Masa ke Masa

Rheza Mawarni  ⋅  01 Jan 2017 18:40:18

Gereja berwarna kuning gading itu berdiri di persimpangan Jalan H. Samanhudi. Ia memang lebih populer dijuluki Gereja Ayam. Pada puncaknya, gereja ini bertengger seekor ayam jago.Ayam jago menjadi sebuah simbol atas peristiwa penyangkalan seorang pengikut Yesus. Gereja ini juga lahir demi penyangkalan bahwa, golongan bawah yang timbul serta merta karena adanya golongan yang mengaku lebih atas dari bangsa Belanda.Gereja yang juga pernah didera banjir hingga sebetis ini sudah semestinya menjadi saksi sejarah yang istimewa. Dari alas rotan pada kursi kayu jatinya, yang melesak di tengah, tersimpan sejarah manusia lintas bangsa lintas zaman.