Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Jalan-jalan Menyenangkan ke Manokwari, Papua Barat

Kisah ke Manokwari ini bermula pada hari Minggu 19 11 . Sekitar pukul 8 malam, saya naik Batik Air dari Halim Perdanakusuma menuju Makassar. Saya tak menggunakan penerbangan langsung dan tidak peduli apakah itu penerbangan langsung atau tidak, yang penting sampai di Manokwari.

Sekitar jam 11.00 waktu Makassar mendarat di bandara Sultan Hasanuddin, kemudian sekitar pukul 02.30 waktu Makassar melanjutkan perjalanan ke bandara Rendani, Manokwari dengan Sriwijaya Air. Tiba di Manokwari sekitar pukul 06.00 waktu Indonesia Timur.

Menginjakkan kaki pertama kali di bumi Papua Barat ini membuat saya menghitung mundur ke barat, betapa luas Indonesia ini. Itupun belum sampai ke ujung paling timur dari Indonesia. Bandara Rendani, Manokwari begitu bagus, meskipun kecil namun fungsional.

Read Full Article
Melihat Perbatasan Indonesia dengan Papua New Guinea di Merauke
Mendatangi ujung timur Indonesia tak hanya sekedar memuaskan jiwa traveling, tapi juga mampu menyadarkan betapa luas dan indahnya alam nusantara. Keindahan itu terlihat di perbatasan Indonesia dengan Papua New Guinea di Merauke.Wilayah ujung Indonesia itu bernama Distrik Sota di Kapubaten Merauke, Papua. Di Sota inilah tugu perbatasan antara Indonesia dengan Papua New Guinea, dua Negara yang berbatas darat. Sebuah Tugu dengan Garuda di puncaknya menandakan KM 0 Indonesia.
Tujuh Kekayaan Papua Barat yang Tak Ternilai Harganya
Papua Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung barat Pulau Papua. Wilayah ini mencakup kawasan kepala burung pulau Papua dan kepulauan-kepulauan lain di sekelilingnya.Provinsi Papua Barat memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik itu pertanian, pertambangan, hasil hutan maupun pariwisata. Mutiara dan rumput laut banyak dihasilkan dari Kepulauan Raja Ampat. Sedangkan satu-satunya industri tradisional tenun ikat yang juga disebut Kain Timor dihasilkan dari Kabupaten Sorong Selatan. Sementara sirup pala harum dapat diperoleh di Kabupaten Fak-Fak.Selain itu pariwisata juga menjadi salah satu andalan Provinsi Papua Barat seperti Taman Nasional Teluk Cendrawasih yang berada di Kabupaten Teluk Wondana, Taman Nasional Lorenz, Keindahan Kepulauan Raja Ampat dan banyak lagi yang lainnya. Berikut 7 kekayaan alam Papua Barat yang tak ternilai harganya yang wajib Anda kunjungi.
Mengintip Pembangunan Stadion Papua Bangkit, Saingannya GBK
 – Papua akan segera memiliki stadion yang kemegahannya mampu menyaingi Gelora Bung Karno (GBK). Namanya adalah Stadion Papua Bangkit, yang dibangun di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.Menurut Football Tribe, stadion yang mulai dibangun pada 19 April 2017 ini memiliki luas 13,7 hektare ditambah dengan lapangan latihan tambahan. Pembangunannya dikerjakan oleh Lestarindo Soccerfield, perusahaan yang bergerak di bidang perancangan dan pembangunan lapangan sepakbola.Stadion Papua Bangkit ini mampu menampung 40.000 hingga 45.000 penonton. Setelah selesai nanti, stadion ini akan jadi stadion termegah kedua di Indonesia setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Lima Keunikan Suku Dani di Papua
Ada beberapa suku yang menghuni pulau Papua, mulai dari suku Korowai, suku Asmat, suku Kamaro, dan suku Dani. Dan salah satu suku di Papua yang memiliki ciri khas unik dan menarik adalah suku Dani.Suku Dani yang mendiami daerah Wamena di Papua ini memang dikenal memiliki banyak sekali keunikan, mulai dari pakaian khas seperti Koteka, hingga tradisi potong jari yang merupakan bentuk belasungkawa untuk keluarganya yang meninggal dunia.Selain Koteka dan tradisi potong jari, ada beberapa keunikan lainnya dari suku Dani yang membuat banyak wisatawan senang bertemu, bahkan tinggal beberapa hari di sana. Lantas, apa saja keunikan dari suku Dani di Papua tersebut? Berikut ulasannya.
Kalau Sekarang Bicara Papua, Apakah Masih Mau Mendengar?
 – 'Papua', lagi-lagi nama itu kembali tenggelam dalam keriuhan di tanah Jawa, terutama Jakarta. Padahal, baru kemarin nama Papua dibawa-bawa untuk mengkritik pemerintah terkait kasus gizi buruk di Asmat. Masihkah Anda ingat Papua?Jika memang tidak, tak mengapa. Mungkin nanti saat pilpres atau ribut-ribut soal saham Freeport, Anda akan ingat kembali dengan nama Papua. Nah, kalau Anda sedang mendadak ingat Papua, cobalah sejenak untuk membicarakan soal pendidikan yang ada di sana.Masalah pendidikan di Papua itu berat. Ini bukan rayuan gombal, karena kenyataannya memang demikian. Pendidikan formal, terutama di daerah-daerah yang sulit diakses atau yang masuk wilayah pemekaran kabupaten, bisa dibilang masih jauh dari yang diharapkan.
Orang Selalu Bicara Papua, Sekarang Saatnya Mendengar
 – Bicara memang paling mudah, tapi kalau sudah diberi fakta, lain acaranya. Semua merasa menjadi orang yang paling tahu apa yang dibutuhkan Papua, apa yang diharapkan masyarakat Papua, giliran disuruh ke sana, masing-masing minggir dengan sendirinya.Cobalah hidup di tanah Papua, tanah yang selama ini selalu dianggap tanahnya masyarakat yang paling primitif dan tak berbudaya. Padahal, budaya kami sangat kaya. Kami masih menjaga keaslian budaya, tak teracuni apa itu, K-Pop?Tidak, kami masih setia dengan koteka, dengan bakar batu untuk duduk bersama, menikmati anugerah sang pencipta. Kami pun masih menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
Tok! MA Lepaskan 31 Anggota DPRD Papua Barat di Kasus Korupsi APBD
MA memutuskan untuk melepaskan 31 anggota DPRD Papua Barat dalam kasus korupsi APBD Papua Barat. Sebelumnya mereka divonis bersalah.
Resort Memikat di Raja Ampat yang Sayang Dilewatkan
Ujung Indonesia, Papua dikenal sebagai lokasi yang sangat menawan dengan wisatanya, Raja Ampat. Di daerah ini, banyak resort yang langsung berhadapan dengan lautan yang biru. Bangun tidur bisa langsung nyebur ke laut.Papua juga memiliki pemandangan bawah laut yang luar biasa cantik. Untuk menikmati pemandangan indah ala Indonesia timur ini, Anda bisa menginap di resort berikut ini. Lokasinya berada di Raja Ampat, rasanya sayang banget untuk tidak berdekatan dengan air.Hamueco Resort dirancang dengan model terapung. Lokasinya berada di Papua sebelah barat dan sangat cocok untuk berjamur di pagi hari sebelum memulai petualangan. Pondok-pondoknya dibuat dari bahan kayu yang menguatkan suasana alam. Untuk bermalam di Hamueco Resort ini, kamu harus menyiapkan biaya mulai 1,4 juta rupiah.
Jalan-jalan Menyenangkan ke Manokwari, Papua Barat
Kisah ke Manokwari ini bermula pada hari Minggu 19 11 . Sekitar pukul 8 malam, saya naik Batik Air dari Halim Perdanakusuma menuju Makassar. Saya tak menggunakan penerbangan langsung dan tidak peduli apakah itu penerbangan langsung atau tidak, yang penting sampai di Manokwari.Sekitar jam 11.00 waktu Makassar mendarat di bandara Sultan Hasanuddin, kemudian sekitar pukul 02.30 waktu Makassar melanjutkan perjalanan ke bandara Rendani, Manokwari dengan Sriwijaya Air. Tiba di Manokwari sekitar pukul 06.00 waktu Indonesia Timur.Menginjakkan kaki pertama kali di bumi Papua Barat ini membuat saya menghitung mundur ke barat, betapa luas Indonesia ini. Itupun belum sampai ke ujung paling timur dari Indonesia. Bandara Rendani, Manokwari begitu bagus, meskipun kecil namun fungsional.

Potret Kebahagiaan Chelsea Islan Bersama Anak Papua
 – Si cantik Chelsea Islan baru-baru ini mengunjungi Wamena, Papua dalam Kampanye Berani Mimpi 2017 yang diinisiasi oleh Wahana Visi Indonesia. Artis berusia 27 tahun ini hadir untuk meresmikan Honai Belajar Anak untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak di Papua.Selama kunjungannya ke Papua, Chelsea diketahui mengunjungi beberapa desa di Wamena. Di sana, kedatangan Chelsea disambut hangat oleh warga setempat dan anak-anak Papua. Pemeran Merry Riana itu tak lupa juga untuk menyempatkan berfoto bersama anak-anak Papua.Chelsea difoto bersama anak-anak sekolah di Desa Potikelek, Wamena, Papua. Berada di Wamena, membuat  Chelsea Islan terinspirasi oleh anak-anak Papua untuk selalu mensyukuri kehidupan ini. 
Dari Pohon Ini Koteka Berasal
Traveler pasti tahu jika masyarakat Papua memiliki pakaian tradisional yang disebut dengan koteka. Meskipun mereka yang kini tinggal di perkotaan sudah tidak lagi memakai pakaian ini, beberapa suku pedalaman masih menggunakan koteka yang tidak lain adalah penutup alat kelamin untuk para pria.Ternyata, benda ini terbuat dari labu! Kalau traveling di Papua, cobalah untuk singgah di Wamena. Di sana masih terdapat banyak pria yang mengenakan koteka. Di kota ini pula Anda bisa membeli suvenir berupa pembungkus alat kelamin pria tersebut. Salah satu suku yang masih menggunakan koteka adalah Suku Dani, suku terbesar di Papua yang menempati wilayah pegunungan.Bagi masyarakat awam, mengenal pakaian tradisional tersebut dengan nama koteka. Namun, bagi anggota Suku Dani, benda ini disebut dengan holim. Koteka dibuat dari buah labu yang biasanya tumbuh merambat di atas Honai atau rumah adat dari Suku Dani.
Lima 'Surga' Lain di Tanah Papua Selain Raja Ampat
Beberapa waktu lalu, terjadi perdebatan hebat di dunia maya soal foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang duduk termenung di Raja Ampat, Papua. Dalam hal ini, bukan membahas tentang foto tersebut, namun lebih ingin menguak destinasi wisata lain selain Raja Ampat.Papua merupakan bagian paling timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Papua memiliki segudang keindahan alam yang rasanya tak kalah dengan destinasi wisata terkenal lain di Indonesia. Bahkan, mungkin dapat bersaing dengan objek wisata di luar negeri.Memang dari kesemuanya, Raja Ampat lebih terkenal dibanding lainnya, karena selain memiliki keindahan mirip di Maladewa atau Maldives, Raja Ampat lebih sering diekspos media daripada tempat wisata lainnya. Berikut ini adalah destinasi wisata alam selain Raja Ampat yang ada di ujung Indonesia.
Sepuluh Pantai Terindah di Jawa Barat
Indonesia yang merupakan negara kepulauan banyak memiliki garis-garis pantai yang sangat indah dan menakjubkan, yang tersebar dari ujung barat Pulau Sumatra hingga ke ujung timur Pulau Papua, yang beberapa di antaranya terdapat di Provinsi Jawa Barat.Pantai-pantai di Jawa Barat, rata-rata memiliki pemandangan yang eksotis dan memesona dengan hamparan pasir putih serta ombak di bagian selatan yang cukup besar, seperti Pantai Pangandaran dan Pantai Pelabuhan Ratu.Pantai ini memiliki gelombang laut yang cukup besar karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, sehingga pantai-pantai di selatan Jawa Barat menjadi idola para peselancar kelas dunia. Berikut sepuluh pantai terindah di Jawa Barat yang menarik dan banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Antara Kebab Turki, Papeda, dan Pokemon
Makanan apa yang terasa akrab di telinga dan lidah orang Indonesia, kebab Turki atau papeda? Pasti kebab Turki. Buktinya, banyak penjual kebab Turki di pinggir jalan atau bahkan hanya berjarak lima langkah dari rumah Anda. Kenapa tidak ada pedagang yang menjajakan papeda layaknya kebab?Ya, ini balik lagi soal permintaan dan penawaran. Kalau permintaan tidak tinggi, tak mungkin para pedagang beramai-ramai menjual kebab Turki. Padahal, kebab itu makanan asing dari Timur Tengah. Bagaimana dengan papeda? Jangan-jangan sebagian dari kita harus browsing dulu karena tak akrab di telinga. Padahal, bubur sagu khas Maluku dan Papua itu asli Indonesia. Papua masih Indonesia, bukan?Kalau dari masalah nama saja papeda tergolong makanan lokal rasa asing, bagaimana bicara soal rasa? Bagaimana papeda bisa dijual di pinggir jalan seperti kebab Turki yang makanan asing rasa lokal itu? Padahal, papeda rasanya nikmat. Apalagi bubur sagu itu disajikan dengan ikan kuah kuning khas Papua. Kalau bubur ayam kuah kuning saja bisa diterima, kenapa papeda ikan kuah kuning tidak?
Danau Sentani, Magnet Wisata dari Tanah Papua
.co.id – Keindahan Papua memang tak perlu diragukan lagi. Meski harga berlibur ke pulau ini bisa dibilang sangat mahal, namun pesona alam yang ditawarkan sangat menakjubkan. Dan Danau Sentani merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi di Papua.Berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops, danau ini menyajikan pemandangan alam yang sangat menyegarkan mata. Terbentang dari Kota Jayapura sampai ke Kabupaten Jayapura, danau ini menempati area seluas sekitar 245.000 hektare. Dan jika dilihat dari ukurannya, ini juga merupakan danau terbesar di Papua.Nama Sentani sendiri memiliki makna yang indah, yakni di sini kami tinggal dengan damai. Jika Anda kebetulan berkunjung ke Jayapura, jarak tempuh untuk mencapai danau ini sekitar 50 kilometer. Akses jalannya juga sudah diperbaiki, sehingga Anda tak perlu takut akan kesulitan untuk mencapainya.
Jalur Trans Papua, Wisata Memikat yang Menanti Dikunjungi
Angin segar kali ini, giliran menerpa daratan Papua. Pasalnya, dalam waktu ke depan rute jalan darat terbaru yang diberinama jalur Trans Papua ini sudah bisa digunakan untuk umum. Tidak hanya itu, nantinya juga akan diikuti banyak manfaat terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat setempat.Termasuk, objek wisata yang selama ini tersembunyi yang bisa dikunjungi dengan mudah. Salah satunya adalah Danau Habema yang luar biasa indahnya. Kita semua tahu, jika kesenjangan pembangunan menjadi masalah sejak dulu.Sebagai wilayah paling timur Indonesia, Papua menyimpan banyak sekali daya tarik terutama dalam hal pariwisata serta budaya. Tidak heran, jika Presiden Joko Widodo menaruh perhatian besar dalam pengembangan fasilitasnya.
Lembah Baliem Wamena, Kepingan Surga dari Bumi Papua
"Aku gak perlu uang ribuan, yang aku mau uang merah cepe'an. Aku gak butuh kedudukan yang penting masih ada lahan tuk makan." "Hei..yamko rambe yamko..aronawa...ombe. Hei..yamko rambe yamko...aronawa...ombe. Hei ngino kibe kumbano kumbu beko Yumano kumbu awe ade."Itu adalah sepenggal lirik lagu Slank yang berjudul Lembah Baliem, mungkin tidak banyak yang kita tahu Lembah Baliem Wamena Papua itu seperti apa. Yang kita tahu Lembah Baliem malah dari lagunya Slank yang mungkin sangat akrab di telinga kita.Lembah Baliem, Wamena Papua adalah kepingan surga dari Papua yang jatuh ke Bumi, Lembah Baliem yang letaknya tepat di jantung pulau Papua ini menyimpan keindahan yang tiada tara.
Di Papua, Lima Barang Ini Miliki Harga Selangit
Harga kebutuhan bahan pokok di Papua memang terkenal sangat mahal. Hal itu dikarenakan Papua masih sangat minim infrastruktur serta kondisi demografi yang berbukit-bukit menyulitkan transportasi untuk lewat.Salah satu cara cepat untuk mengantarkan kebutuhan bahan pokok di Papua adalah dengan melalui pesawat. Jika pun melalui jalur darat, pasti membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di tujuan dan membuat biaya pengiriman semakin mahal.Oleh sebab itu, harga kebutuhan pokok di Papua jauh lebih mahal dibandingkan dengan di pulau Jawa. Berikut buktinya ada beberapa bahan pokok yang dijual dengan harga selangit di Papua.
Asyiknya Kapal Pesiar Merusak Alam di Papua
Sudah pernah naik kapal pesiar? Asyik lho, katanya. Bagaimana tidak asyik? Bisa keliling dunia, menikmati pesona alam dengan gaya hidup mewah, bisa dapat jodoh pula kayak di Film Titanic. Oh ya, itu kan cuma di film.Cerita seorang pemuda miskin bernama Jack Dawson Leonardo DiCaprio yang memenangi tiket kelas tiga dalam permainan poker, lalu bertemu dengan Rose Kate Winslet di kapal pesiar RMS Titanic. Kalau di dunia nyata, orang miskin jelas susah naik kapal pesiar.Contohnya, kapal pesiar MV Caledonian Sky, yang belum lama melintas perairan Raja Ampat, Papua Barat. Coba bayangkan, untuk kelas superior, satu kamar ditempati dua orang, harganya dibanderol US 11.000 atau sekitar Rp146 juta per orang untuk pelayaran selama 16 malam dari Papua Nugini ke Filipina.
Soal Penolakan Masjid di Manokwari, Kapolri: Tim Gabungan Sedang Bekerja
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah membentuk Tim gabungan untuk menyelesaikan kasus penolakan pendirian masjid di Manokwari, Papua. Sejauh mana
Mengenal Pariwisata Papua yang Menakjubkan
Papua, Inilah tanah yang luas dengan hutan-hutannya yang masih alami dan puncak gunung bersalju menjulang tinggi di danau glasial. Papua merupakan provinsi terbesar, yang lokasinya berada di paling timur Indonesia.Papua terdiri dari dua provinsi besar yaitu provinsi Papua dengan ibukotanya Jayapura, serta provinsi Papua Barat dengan ibukotanya Manokwari yang dikenal juga dengan sebutan kepala burung, serta beberapa ratus pulau lepas pantai.Pariwisata Papua memang eksotis dan masih alami dengan pemandangan alam pegunungan, hutan lebat, padang rumput, rawa-rawa serta pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan. Mulai dari pulau kelas dunia yang indah di Kepulauan Raja Ampat. Sorong, Manokwari, dan masih banyak lagi lainnya.
Melihat Dari Dekat Patung Yesus Raksasa Setinggi 30 Meter di Pulau Mansinam
Patung Yesus Kristus raksasa di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat merupakan simbol tempat pertama kalinya penyebaran Injil dilakukan di Tanah Papua. Patung setinggi hampir 30 meter ini berdiri tegak dan siap diresmikan oleh Presiden SBY pada 24 Agustus 2014.
Selain Raja Ampat, Ini Tempat Wisata Eksotis Lain di Papua
Alamnya yang belum banyak dijamah orang membuat Papua masih memiliki banyak keindahan alami. Tak hanya di laut, di daratan pun Papua memiliki keunikan tersendiri.Jika hanya mengenal Raja Ampat sebagai tempat wisata, kamu salah besar. Karena Papua lebih dari sekadar Raja Ampat. Masih banyak tempat wisata lain yang tak kalah indah dari Raja Ampat. Mau tahu di mana saja?Dimulai dari Danau Sentani. Danau ini letaknya 50 km dari kota Jayapura, dan merupakan danau terluas dengan luas lebih dari 245.000 hektare. Danau Sentani dikelilingi oleh 22 pulau kecil dan 24 desa, dengan latar alam pegunungan Cyclops di sebelah utara.Agar lebih asyik, datanglah ke Danau Sentani di bulan Juni, karena ada Festival Danau Sentani.