Hujan di Antara Elegi dan Narasi tentang Malaikat

Hujan di Antara Elegi dan Narasi tentang Malaikat

Nandar Afriza  ⋅  06 Nov 2016 21:00:07

Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni. Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni. Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni. Bait-bait puisi Sapardi Djoko Damono, tentang hujan itu seolah mengekalkan keindahan hujan.Lalu menyempurnakan kepingan kesempurnaan hujan dengan narasi tentang malaikat yang turun bersamanya. Hujan yang membawa rahmat kepada semesta alam. Menyuburkan tanah dan membuat anak-anak tertawa.Mereka yang mengaku pecinta hujan akan memandang hujan sesempurna dan sesuci itu. Bahwa hujan juga sangat lekat dengan rezeki. Mungkin itu alasan mengapa Tuhan menciptakan Mikail, malaikat yang mendapat tugas mengatur hujan sekaligus rezeki.

Continue Reading

Related Posts