Sastra Kekinian, Kita, dan Bob Dylan

Sastra Kekinian, Kita, dan Bob Dylan

Fatahillah Octivani  ⋅  23 Oct 2016 21:20:08

Sastra ada di mana-mana, bahkan sudah sampai di awan. Sastra serasa milik semua kalangan, setiap orang merasa layak untuk mengaku sebagai sastrawan. Di media sosial, sebagai ladang berkarya yang paling subur, karya sastra termasuk puisi, wara-wiri seolah ingin menyampaikan pesan yang sama, yakni kekinian.Selama ini, kita mengenal sastra dari berbagai sudut pandang. Dari mulai menghafal tahun periode sastra, sampai dengan suatu masa dimana periodisasi itu diabaikan, sebab mengira sastra hanya sekadar kata-kata indah.Puisi yang disuarakan Cinta dan Rangga atau bahkan secara sufistik menduga bahwa itu adalah puisi paling indah sepanjang sejarah. Pengkotak-kotakan dan label sastrawan pun perlahan melebur. Puncaknya adalah dinobatkannya Mr Tambourine Man , Bob Dylan, sebagai pemenang Nobel Sastra oleh Swedish Academy.

Continue Reading

Related Posts