Dana Seret, Aktivis UKM UB Protes, Rektorat Berkilah | Infokampus

Dana Seret, Aktivis UKM UB Protes, Rektorat Berkilah | Infokampus

infokampusnews  ⋅  11 Oct 2016 23:38:51

Infokampus.news, Malang – Beredarnya isu terkait dana Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Brawijaya (UB) yang ditunggakkan dan tidak cair selama kurun waktu 9 bulan September lalu, kembali dibahas melalui audiensi, Jumat, 7 Oktober 2016. Audiensi kedua tersebut dilakukan antara UKM, Lembaga Kedaulatan Mahasiswa (LKM) dengan birokrat kemahasiswaan UB mengingat audiensi pertama belum mendapatkan respon positif dari pihak rektorat. Bukan Dana, Tapi Transparansi Birokrasi Ditemui sebelum audiensi kedua, Iid selaku Dewan UKM meyebut bahwa UKM tidak mempermasalahkan dana yang menyusut ataupun tidak cairnya dana sebagaimana disebut dalam surat terbuka yang ditulis oleh Rizqi Nurhuda mahasiswa FIB UB melalui kavling 10, pers UKM UB. Diketahui bahwa isu ini mencuat setelah mahasiswa yang tergabung dalam UKM Pers Kampus kavling 10 ini menuliskan opininya melalui website tersebut dan beredar melalu jaring pesan. “Tidak semua UKM dananya tidak cair, ada beberapa yang lancar tapi sebagian besar proses pencairannya dipersulit. Beberapa baru turun satu bulan setelah pengajuan, ada yang sampai 3 bulan, bahkan ada UKM yang kegiatannya mulai bulan 5, sudah LPJ, tapi dana belum juga cair,” jelasnya. “Tapi yang kami permasalahkan sebenarnya bukan masalah dana, tapi birokrasi dalam proses pengajuan kegiatan itu. Kami butuh buku panduan bagaimana alur, SOP, dan kegiatan apa yang boleh diajukan ke rektorat setelah itu kalau sudah masuk rektorat alurnya seperti apa,” imbuhnya. Tidak transparannya birokrasi rektorat sebagaimana diatas, menyebabkan banyak prasangka akibat molornya kegiatan, proposal UKM ditolak, maaupun sulitnya dana dan perizinan.

Continue Reading

Related Posts