Abang Becak dan Politikus

Abang Becak dan Politikus

Fatahillah Octivani  ⋅  04 Aug 2016 21:00:08

Jika politik berjalan pada hakikatnya sebagai kekuasaan untuk kepentingan rakyat, maka rakyat tak mengenal demonstrasi. Jika politik berjalan pada hakikatnya untuk memajukan bangsa dan negara, maka rakyat tak akan menderita. Jika politik berjalan pada hakikatnya sebagai tangan-tangan rakyat, maka rakyat tak melihat politikus ramai di media sebab kasus korupsi.Jika politik berjalan pada hakikatnya sebagai wajah pribumi, maka rakyat tak melihat orang-orang asing dengan leluasa mengeruk kekayaan alam Indonesia. Dan jika politik memang masih dipercaya? Atau harus dipercaya? Siapakah politikus yang bisa kami percaya?Hai, Tuan dan Nyonya, jawaban apa yang akan kami dengar? Sebagai rakyat, kami terkadang merasa dipermainkan. Hati kami diobok-obok, kadang melihat Anda semua di sana bangga atas prestasinya menjabat. Namun tak lama kemudian, manuver politik Anda menyentak kami. Ada-ada saja ulahnya, yang begini, yang begitu. Oper sana-oper sini.

Continue Reading

Related Posts