Cerita Seorang Keturunan China yang Rindu Kota Beijing

Cerita Seorang Keturunan China yang Rindu Kota Beijing

Andhicha Rachmansyah  ⋅  02 Aug 2016 06:20:18

"Rindukah kamu kepada China, Mei Ling?" Rindu? Dia mengutarakan sebuah rindu padanya. Ia tidak perlu tertegun dengan pertanyaan yang sama. Dia bertanya sejak mereka masih kanak-kanak, sehingga sebuah cinta mengikrari hubungan mereka menjadi dekat.Dia bertanya seolah-olah ia tidak pernah ingin ke sana. Ke tempat yang jauh sekali dan entah bagaimana rupanya, mungkin saja hanya dihiasi oleh orang-orang berkulit putih dan bermata sipit saja. "Jika kamu rindu, mari kita rayakan kerinduan itu "Oh, apakah itu berupa ajakan. Ia tahu benar maksud tersirat itu. Dia tidak pernah terang-terang mengajak atau meminta pendapatnya untuk berlibur ke sana, tahulah maksud sana itu. "Mungkin, jika aku berbohong, kamu pun tak akan percaya," ujar Mei Ling tanpa berpaling dari pria yang duduk di hadapannya.

Continue Reading

Related Posts