Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Memotivasi Anak Belajar dari Kesalahan

Manusia memang tak pernah luput dari kesalahan. Manusia merupakan makhluk yang tidak sempurna. Kalimat ini tentu sudah sering kita dengar. Siapa saja dapat melakukan kesalahan dan itu adalah sesuatu hal yang wajar.
Namun, akibat dari kesalahan yang dilakukan selalu merugikan. Jarang orang merasa beruntung setelah melakukan kesalahan. Bagaimana, jika kesalahan yang sama dilakukan berulang-ulang? Hal ini bisa dibilang tidak wajar.
Berarti mereka tak pernah belajar dari kesalahan yang telah dilakukan. Ternyata belajar dari kesalahan ini, juga bisa kita ajarkan kepada buah hati. Lalu, bagaimana cara ajarkan mereka tentang belajar dari kesalahan?

Read Full Article
Lebih Sehat dengan Memaafkan Kesalahan Orang Lain
Banyak sekali hal kecil, atau hal sepele yang sebetulnya mudah di lakukan, tetapi sepertinya terasa berat sekali untuk dapat dijalankan. Salah satunya adalah memaafkan.Memaafkan kesalahan orang lain memang terkadang sulit, apalagi jika kesalahan orang tersebut tergolong kesalahan yang besar di mata kita. Padahal, menyimpan kemarahan di dalam diri sendiri tidak baik dan dapat menyebabkan kerugian bagi diri kita sendiri.Sikap tulus untuk memaafkan kesalahan setiap orang sudah sering diajarkan, bahkan sejak kecil juga kita sering diajari untuk saling memaafkan. Agar hati ini lebih mudah memaafkan kesalahan seseorang, ada baiknya jika Anda mengetahui apa saja manfaat jika memaafkan seseorang.
Pentingnya Mendampingi Anak Belajar di Rumah
Anak usia sekolah, terutama sekolah dasar, sangat membutuhkan kehadiran orangtua. Anak memerlukan orangtua sebagai pendamping mereka dalam belajar di rumah. Alasan yang sangat mendasar adalah, anak usia sekolah dasar masih memerlukan bimbingan tentang bagaimana cara belajar.Anak perlu mendapat arahan tentang bagaimana pengaturan waktu belajar, proses dan cara belajar yang baik. Mendampingi anak tidak mesti harus mengajari mereka materi pelajaran, atau tugas rumah yang diberikan oleh guru.Namun demikian, orangtua bukan mustahil berperan memberikan penyelesaian materi belajar maupun tugas rumah, yang dikerjakan anak.
Cara Efektif Tingkatkan Disiplin Belajar Siswa
Aktivitas belajar siswa di ruang kelas memerlukan aturan dan tata tertib tertentu. Hal ini dikenal juga dengan istilah disiplin belajar siswa. Dengan pengaturan belajar seperti ini, aktivitas belajar siswa menjadi lancar dan menyenangkan. Selain itu, hasil belajar juga akan memuaskan, dimiliki dan dirasakan sebagai sesuatu yang bermakna bagi siswa.Aktivitas belajar siswa di ruang kelas tidak berjalan dengan sendirinya. Pada saat siswa beraktivitas belajar, maka saat itu pula berlangsung aktivitas mengajar. Dua aktivitas berlangsung sekaligus dalam waktu dan ruang yang sama. Inilah yang dikenal dengan istilah proses belajar dan mengajar (PBM).Aktivitas mengajar juga memerlukan pengaturan tertentu yang tertuang dalam prosedur dan proses mengajar. Kepiawaian guru dalam menjalankan aktivitas mengajar, akan menetukan bagaimana aktivitas belajar siswa. Kenyataannya, disiplin mengajar yang diterapkan guru akan berpengaruh pada disiplin belajar siswa di ruang kelas.
Lima Tips Belajar Efektif dan Efisien untuk Anak
Apapun pekerjaan yang dilakukan menuntut adanya prinsip efektivitas dan efisiensi. Pekerjaan yang dilakukan secara efektif dan efisien, akan mengantarkan seseorang untuk mencapai hasil yang baik dan memuaskan.Prinsip efektivitas dan efisiensi sudah pasti memerlukan prosedur dan langkah-langkah tertentu. Begitu pula halnya dengan aktivitas belajar siswa. Agar memperoleh hasil belajar atau prestasi belajar yang diinginkan, perlu adanya prosedur dan langkah-langkah dalam kegiatan belajar.Faktanya, semua siswa bisa melakukan aktivitas belajar dengan baik. Hanya saja yang menguasai cara belajar yang efektif dan efisien akan meraih hasil belajar yang lebih baik. Bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien? Berikut ini ulasannya.
Kenali Faktor Internal Kesulitan Belajar Anak
Masalah kesulitan belajar menjadi perhatian utama bagi sebagian guru. Siswa sering tidak mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal. Mau atau tidak, guru harus melakukan program remedial atau perbaikan agar siswa mengalami ketuntasan belajar.Meskipun demikian, belajar bagi siswa bukan hanya sekadar mencapai ketuntasan belajar. Atau mencari nilai akademis semata, seperti yang tertera dalam buku rapor dan ijazah.Banyak hal lain yang hendak diwujudkan melalui kegiatan belajar siswa, di antaranya memperoleh pengalaman belajar. Belajar itu sesungguhnya mengetahui dan memahami banyak hal.  
Memotivasi Anak Belajar dari Kesalahan
Manusia memang tak pernah luput dari kesalahan. Manusia merupakan makhluk yang tidak sempurna. Kalimat ini tentu sudah sering kita dengar. Siapa saja dapat melakukan kesalahan dan itu adalah sesuatu hal yang wajar.Namun, akibat dari kesalahan yang dilakukan selalu merugikan. Jarang orang merasa beruntung setelah melakukan kesalahan. Bagaimana, jika kesalahan yang sama dilakukan berulang-ulang? Hal ini bisa dibilang tidak wajar.Berarti mereka tak pernah belajar dari kesalahan yang telah dilakukan. Ternyata belajar dari kesalahan ini, juga bisa kita ajarkan kepada buah hati. Lalu, bagaimana cara ajarkan mereka tentang belajar dari kesalahan?
Tiga Tips Dasar Ajari Anak Membaca
 – Mengajari anak untuk membaca adalah salah satu hal terpenting yang harus dilakukan para orangtua. Meskipun anak bisa belajar dari guru di sekolah, orangtua tetap guru pertama setiap anak, dan proses belajar membaca haruslah dimulai jauh sebelum anak-anak tersebut masuk ke sekolah. Berikut beberapa tips sederhana dari seorang pendidik sekolah dasar yang sudah berpengalaman di bidangnya.Atur waktu yang tepat. Penting untuk diketahui bahwa membaca merupakan salah satu bagian dari perkembangan bahasa total anak, bukan sebuah keterampilan yang terpisah. Dengan sudut pandang ini, jelas bahwa paparan awal bahasa lisan serta bahasa tulisan akan memiliki efek jangka panjang dalam menentukan bagaimana cara seorang anak belajar membaca.Mungkin tidak mengejutkan bagi kita bahwa belajar sangat terkait dengan emosi kita sendiri. Hal ini termasuk stres, kegelisahan, kemarahan, ketakutan, atau emosi negatif lainnya menyebabkan pelepasan hormon yang dapat mencegah retensi informasi baru dan memperlambat proses belajar.
Lima Kesalahan Film Marvel yang Tidak Disadari
Marvel terkenal dengan film-film bertema superhero-nya yang selalu sukses puncaki Box Office. Ya, para superhero garapan Marvel memang terkenal kuat-kuat dan juga unik. Jadi, pantas saja setiap ada film superhero baru dari Marvel, pasti filmnya selalu sukses.Walau visual efek dan jalan cerita film garapan Marvel sudah tidak diragukan lagi kecanggihannya, tapi tetap saja selalu ada kesalahan kecil yang luput dari pandangan mata. Bahkan, sangat sedikit yang tahu bahwa dalam beberapa film superhero Marvel ini ada kesalahan-kesalahan kecil.Namanya juga manusia, tak pernah luput dari kesalahan. Berikut kesalahan-kesalahan dalam beberapa film superhero Marvel, yang mungkin tidak Anda sadari.
Sepuluh Tips Bangun Motivasi Belajar Anak
Upaya membangun motivasi belajar anak tidak hanya dilakukan oleh guru di sekolah. Orangtua juga dapat berperan lebih aktif untuk melakukan semua itu. Jika orangtua berhasil menumbuhkan motif belajar yang tinggi pada anak di rumah, maka tugas guru di sekolah tidak akan lebih berat.Sering diungkapkan bahwa, lingkungan keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Orangtua sebagai pendidik dan guru pertama, berpeluang untuk membangun karakter suka belajar dan mencari ilmu pengetahuan.Semua itu berawal dari upaya orangtua untuk membangun motivasi yang kuat dalam diri anak. Bagaimana membangun motivasi belajar anak di rumah? Berikut ini adalah 10 trik ampuh membangun motivasi belajar anak.
Empat Persepsi Keliru dalam Menilai Kesalahan Seseorang
Apakah ada manusia yang tak pernah berbuat kesalahan? Tentunya kita akan sepakat untuk menjawab, tidak. Entah siapapun dia, pemimpin atau bawahan, anak-anak atau orang dewasa, miskin atau kaya, presiden atau rakyat, pasti pernah membuat kesalahan dalam hidupnya.Mulai dari kesalahan yang sifatnya kecil atau besar fatal . Menyikapi arti kesalahan, maka tentunya tiap-tiap orang memiliki anggapan yang berbeda untuk menilai salah atau tidaknya sebuah perbuatan atau besar-kecilnya sebuah kesalahan.Hal tersebut akan sangat dipengaruhi dengan norma-norma yang dipercayainya. Berkaitan dengan arti sebuah kesalahan, ternyata terdapat sebuah fakta yang mungkin tak disadari dan hadir di tengah-tengah kita, yaitu persepsi-persepsi keliru dalam menyikapi arti sebuah kesalahan.
Lima Tips Ampuh agar Anak Betah Belajar di Rumah
Rumah adalah tempat belajar pertama bagi anak setelah sekolah dan lingkungan sosial masyarakat. Hal ini disebabkan, karena waktu anak lebih banyak di rumah bersama orang tua ketimbang tempat lainnya.Kondisi ini sangat strategis bagi orang tua dalam memotivasi anak untuk belajar. Jika anak mau belajar di rumah hanya ketika ada pekerjaan rumah (PR) dari guru di sekolah. Boleh jadi hal ini sebagai indikasi bahwa anak tidak betah belajar. Belum tercipta suasana yang kondusif sehingga tidak memungkinkan anak mau belajar di rumah.Kondisi ini akan lebih buruk lagi bila anak juga merasa tidak betah belajar di sekolah. Maka dapat diperkirakan, anak tersebut  akan sering bolos, datang terlambat ke sekolah atau telat masuk kelas. Saat belajar berlangsung, anak akan sering minta izin keluar dengan berbagai alasan.
Lima Cara Belajar yang Perlu Dihindarkan Anak
Meraih prestasi belajar di sekolah menjadi impian semua anak maupun orangtuanya. Kenyataannya, tidak semua anak yang berhasil mewujudkan impiannya.Sebagian anak memperoleh hasil belajar kurang memuaskan. Tidak semata, karena malas belajar. Justru lebih banyak, karena anak tidak melakukan cara-cara terbaik dalam meraih prestasi belajar.Begitu pula orangtua anak, belum semuanya dapat melakukan dorongan positif. Dorongan agar anak meraih hasil belajar yang memuaskan. Orangtua anak kurang memperhatikan, bagaimana belajar dan cara belajar yang dilakukan anak.
Raih Prestasi Anak dengan Kuasai Cara Belajar
Meraih prestasi yang memuaskan bukanlah sesuatu yang mustahil bagi semua siswa. Setiap siswa memiliki peluang untuk berprestasi, menunjukkan hasil belajar optimal.Di samping harus belajar dengan giat dan tekun, seperti yang sering diingatkan guru dan orang tua, siswa juga perlu menguasai cara belajar yang baik. Penguasaan teknik dan cara belajar efektif ini, menjadi penentu posisi prestasi belajar siswa.Siswa yang menguasai cara belajar yang baik akan lebih beruntung untuk menempati posisi yang lebih baik. Siswa yang menguasai cara belajar dengan baik, lebih unggul daripada siswa yang hanya mengandalkan kerajinan dan ketekunan semata.
Empat Kasus Kesalahan Dokter Paling Fatal
Meskipun seorang dokter memiliki segudang prestasi dan pengalaman, namun tetap saja pasien selalu merasa khawatir. Wajar saja, karena dokter tetaplah seorang manusia biasa yang tak luput dari yang namanya kesalahan. Bahkan meskipun dokter yang bersangkutan sudah berpengalaman sekalipun.Kasus kesalahan dokter ini pun kemudian sering disebut dengan istilah malpraktek. Akibat dari malpraktek memang sangat fatal. Pasalnya yang menanggung akibatnya adalah si pasien, dan bukan tak mungkin nyawa bisa melayang hanya gara-gara kesalahan dokter. Seperti kasus kesalahan-kesalahan dokter berikut ini yang sempat menggemparkan dunia medis.Salah amputasi. Nasib benar-benar apes harus dialami seorang pria bernama Willie King. Pria asal Amerika Serikat ini divonis harus diamputasi salah satu kakinya. Dokter yang menangani kasus Willie kemudian diberikan rekam medik dan penyakit yang dialami Willie. Sialnya, dokter keliru dalam membaca rekam medik sebelum operasi.
Tiga Cara Atasi Anak Malas Belajar di Rumah
Apakah anak Anda malas belajar di rumah? Anak justru senang bermain game di warnet. Duduk berlama-lama di depan televisi menyaksikan acara kesayangannya. Atau sering asyik bermain dengan gadget?Ya, sudah lumrah. Jika anak usia sekolah sudah malas belajar, pasti ada hal menarik lainnya yang mereka lakukan selain belajar. Kegiatan lain itu bisa jadi jauh lebih menarik bagi anak daripada belajar. Namun, Anda tak perlu khawatir apalagi marah terhadap anak. Mengapa?Memarahi anak hanya akan membuat suasana semakin tidak kondusif. Anak semakin enggan belajar di rumah. Yang mungkin perlu Anda lakukan adalah, mencari strategi alternatif untuk mengubah keadaan yang tidak menguntungkan tersebut. Berikut alternatif atau cara lain mengatasi kemalasan anak belajar di rumah.
Anak Anda Enggan Belajar di Rumah? Ini Penyebabnya
Kegiatan belajar di rumah tidak dapat dipisahkan dengan prestasi belajar anak. Untuk meraih prestasi belajar di sekolah, anak perlu belajar atau mengulang pelajaran di rumah.Tujuannya adalah untuk memantapkan penguasaan materi pelajaran di sekolah. Berbagai cara yang dilakukan guru, agar anak dapat mengulang pelajaran di rumah. Misalnya memberikan tugas atau pekerjaan rumah (PR).Namun para guru tidak dapat memantau apakah anak memang mengerjakan tugas atau membuat PR di rumah. Di sinilah pentingnya peran orang tua mengawasi kegiatan belajar anak di rumah.  
Empat Sisi Penting Dampingi Anak Saat Belajar
Jangan pernah meremehkan peran pendampingan Anda sebagai orantua selama buah hati belajar. Karena, pendampingan belajar ini ternyata membawa hasil yang memuaskan.Proses belajar anak menjadi cenderung semakin baik. Para pemerhati pendidikan mengklaim bahwa, teori psikologi perkembangan anak membuktikan bahwa anak semakin baik jika proses belajarnya didampingi oleh orangtuanya.Memang ada perbedaan dari mereka, ketika belajar didampingi dengan yang tidak. Anak yang tidak didampingi belajar, maka ia akan merasa kurang mendapat perhatian dan menyebabkan anak menjadi malas belajar.
Empat Makanan Sehat Pendongkrak Prestasi Belajar Anak
Orang tua mana yang tak ingin anaknya berprestasi belajar yang tinggi di sekolah. Anak yang berprestasi merupakan cerminan keberhasilan orang tua dalam mendukung dan memotivasi anak belajar.Mendukung dalam arti menyiapkan sumber daya yang memungkinkan anak meraih hasil belajar yang optimal. Sedangkan memotivasi dalam pengertian ini, mendorong anak untuk belajar dengan rajin dan tekun.Memang, prestasi belajar anak di sekolah dipengaruhi oleh banyak hal. Namun dikelompokkan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah hal yang memengaruhi hasil belajar yang berasal dari dalam diri anak.
Agar Belajar di Rumah Lebih Menyenangkan, Coba Tips Ini
Siapa yang tidak akan senang belajar dalam suasana yang menyenangkan hati. Semua siswa akan bersemangat belajar jika suasana belajar sangat kondusif dan menggairahkan. Prestasi belajar akan dapat dicapai dengan memuaskan.Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa maupun orang tuanya. Rendahnya kemauan belajar di rumah, sering berawal dari lingkungan belajar yang tidak kondusif. Suasana di rumah serba bising dan bikin pusing kepala.Di samping itu juga, disebabkan oleh sarana dan pendukung untuk belajar kurang memadai. Misalnya, buku sumber belajar, tempat belajar, dan suasana di rumah sangat kurang pencahayaan atau penerangan.
Lima Kebiasan Unik Anak saat Belajar
Pernahkah Anda mengamati kebiasaan-kebiasaan anak ketika sedang belajar di rumah? Jika sering mengamati perilaku anak ketika mengulang pelajaran atau mengerjakan tugas rumah (PR), Anda mungkin akan geleng kepala karena cara belajar di rumah sewaktu Anda sekolah dulu, tidak seperti dilakukan oleh anak sekarang.Kita akan menemukan hal-hal unik sehingga menimbulkan tanda tanya di hati sebagai orang tua. Bisakah dengan cara-cara belajar yang dilakukan anak Anda, akan mengerti dan paham dengan materi pelajaran yang diulang?Ya, faktanya, anak sekarang dengan cara belajarnya yang dianggap unik itu masih banyak yang tetap eksis. Mereka tetap meraih prestasi belajar di sekolah. Namun, banyak juga yang menunjukkan hasil belajar yang kurang baik akibat cara dan kebiasaan belajar yang salah tersebut.  
Enam Cara Efektif Memotivasi Siswa Belajar
Semua guru sudah mengetahui pentingnya motivasi belajar bagi siswa. Motivasi yang kuat untuk belajar akan mendorong siswa untuk mau, dan berusaha belajar dengan sungguh-sungguh. Hal ini masuk akal dan cukup beralasan.Ada tujuan dan keinginan (motif) yang hendak dicapai oleh siswa melalui kegiatan belajar yang dilakukannya. Oleh sebab itu, kegiatan pembelajaran yang dijalankan tidak hanya memenuhi kepentingan guru.Yang diutamakan adalah pemenuhan keinginan dan kebutuhan siswa dalam belajar. Untuk hal ini perlu dilakukan analisa dan pengkajian terhadap keinginan dan kebutuhan siswa. Tujuannya adalah supaya kegiatan memotivasi siswa dalam pembelajaran tidak sia-sia.
Empat Kesalahan Pasangan yang Harus Anda Maafkan
Setiap orang pasti memiliki kesalahan, baik itu kesalahan kecil maupun besar. Setiap orang pasti tidak pernah lepas dari yang namanya salah dan lupa. Dan itu merupakan hal yang wajar dilakukan oleh banyak orang.Bahkan, merupakan hal yang tidak wajar, jika ada orang yang tidak pernah salah. Siapapun pernah melakukan salah, termasuk kekasih Anda sekalipun. Nah, ketika kekasih Anda melakukan suatu kesalahan pada Anda, apa yang Anda lakukan?Apakah marah, menegur, atau justru diam saja? Biasanya, jika kekasih yang melakukan kesalahan akan lebih mudah dimaafkan daripada kesalahan yang dilakukan oleh musuh. Ya, hal itu dikarenakan kekasih adalah orang yang paling dicintainya. Namun bagaimana, jika kekasih melakukan suatu kesalahan yang besar?
Agar Belajar Jadi Menyenangkan untuk Anak
Benarkah belajar itu suatu kegiatan menyenangkan bagi anak? Jika sekiranya sebagian anak mengatakan tidak, termasuk Anda, bagaimana menjadikan belajar menjadi hal yang mengasyikkan? Mungkin sulit?Tentu saja, karena belajar menyenangkan itu tidak datang dengan sendirinya. Selain itu, perlu proses dan waktu sehingga belajar menjadi sebuah budaya yang mengasyikkan. Harus ada upaya atau ikhtiar dari diri anak sendiri, di samping dukungan dari lingkungan belajar yang ada.Upaya dari anak lebih diutamakan penciptaan suasana hati yang baik. Dukungan dari lingkungan belajar difokuskan pada bagaimana penciptaan suasana belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Mari kita ikuti pembahasan berikut ini lebih lanjut.