Teruntuk Dirimu yang Aku Doakan di Keheningan Malam

Teruntuk Dirimu yang Aku Doakan di Keheningan Malam

Kusuma Susilo  ⋅  16 Jun 2016 20:50:06

Sejak kepergian dirimu meninggalkan luka yang dalam dan akan selalu membekas di hati. Tersirat keinginin untuk menebus semua kesalahpahaman yang terjadi di antara kita. Kamu bilang, kita tidak akan pernah bisa bersatu seperti bulan dan matahari.Bulan yang selalu setia menerangi di malam hari dan matahari yang menyinari di siang hari. Itulah kita, tidak akan mengkin bersatu. Ungkapmu dengan begitu lirih. Sebenarnya, aku ingin menjawab dari sudut pandangku sendiri, namun bibirku tak sanggup bicara dan hanya bisa diam seribu kata.Bukankah bulan dan matahari saling melengkapi, sama-sama menyinari dan memberi harapan kepada sang pengharap. Walaupun berbeda ruang dan waktu, bukankah perbedaan itu salah satu ciptaan sang pencipta yang paling indah di dunia?

Continue Reading

Related Posts