Popular articles, quotes and videos. Content created and submitted by Kancyl users is dedicated to public domain.

Terharu, Polisi Ini Gendong Nenek untuk Menyeberang Jalan

Terkadang ada masyarakat yang beranggapan kalau polisi banyak yang tidak jujur dan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Perlu Anda ketahui, itu hanya sebagian kecil dari sebagian besar polisi yang melaksanakan tugas dengan baik. Nyatanya, banyak polisi melaksanakan tugas dengan sepenuh jiwa, termasuk untuk melayani masyarakat. Hal itulah yang ditunjukkan seorang polisi yang terlihat menggendong seorang nenek saat menyeberang jalan. Foto ketika polisi itu sedang menggendong nenek tersebut, diunggah ke Facebook oleh akun Ahmad Rizali dan sempat membuat netizen terharu. Berita ini semakin membuktikan bahwa di luar sana, masih banyak bapak dan ibu polisi yang bekerja dengan sepenuh hati, malayani dan mengayomi masyarakat. Tidak hanya bersiap menghantar nyawa demi tugas, demi kenyamanan masyarakat, mereka bahkan bersedia menggendong wanita tua.

Read Full Article
Terharu, Polisi Ini Gendong Nenek untuk Menyeberang Jalan
Terkadang ada masyarakat yang beranggapan kalau polisi banyak yang tidak jujur dan tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Perlu Anda ketahui, itu hanya sebagian kecil dari sebagian besar polisi yang melaksanakan tugas dengan baik. Nyatanya, banyak polisi melaksanakan tugas dengan sepenuh jiwa, termasuk untuk melayani masyarakat. Hal itulah yang ditunjukkan seorang polisi yang terlihat menggendong seorang nenek saat menyeberang jalan. Foto ketika polisi itu sedang menggendong nenek tersebut, diunggah ke Facebook oleh akun Ahmad Rizali dan sempat membuat netizen terharu. Berita ini semakin membuktikan bahwa di luar sana, masih banyak bapak dan ibu polisi yang bekerja dengan sepenuh hati, malayani dan mengayomi masyarakat. Tidak hanya bersiap menghantar nyawa demi tugas, demi kenyamanan masyarakat, mereka bahkan bersedia menggendong wanita tua.
Punya Harta Rp2,5 Miliar, Nenek Ini Lebih Pilih Jualan Daun
.co.id – Apa yang akan kamu lakukan, ketika memiliki harta mencapai Rp2,5 miliar? Wah, pasti banyak sekali keinginan yang ingin dipenuhi, bukan? Harta sejumlah itu bukanlah harta yang sedikit, apalagi di Indonesia.Dengan harta sebanyak itu, kamu bisa membeli rumah, mobil, jalan-jalan, dan banyak keinginanmu yang  dapat terpenuhi. Tapi, hal ini ternyata tidak memengaruhi seorang nenek asal Kediri, meskipun ia memiliki tanah warisan senilai Rp2,5 miliar, ia tak lantas menggunakannya.Bukannya menikmatinya dan bersantai di usia senja, nenek ini justru memilih tetap bekerja berjualan daun, kenapa ya? Karmiyati namanya, ia adalah seorang nenek berusia 72 tahun yang di masa senjanya masih berjualan daun di Pasar Pamenang Pare, Kediri. 
Penyebab Kepala Wanita Terjepit Ini Kocak, Netizen Ngakak
 – Di kota-kota besar kita selalu melihat jembatan penyeberangan orang atau JPO. Yang biasanya ada di lokasi yang cukup ramai, atau jalannya sangat lebar. Tentunya JPO digunakan untuk keselamatan mereka yang akan menyeberang jalan.Tapi kadang banyak orang-orang yang nakal, dengan enggan naik ke JPO dan memilih menyeberang jalan yang penuh risiko. Bahkan saat jalan dibatasi oleh pagar pun, orang-orang kerap menerobos maupun naik ke pembatas tersebut.Salah satunya wanita ini, yang mencoba menerobos pagar pembatas jalan. Namun yang anehnya, kepalanya justru terjepit. Dan saat kamera pengintai dibuka, kejadiannya cukup kocak bahkan ditertawakan netizen.
Detik-detik Mengerikan Nenek dan Cucu 'Terbang' Ditabrak Mobil
Kecelakaan di jalan raya memang tidak bisa diprediksi, dan bisa datang kapan saja tanpa kita sadari. Apalagi saat ini, banyak sekali pengemudi yang mengacuhkan peraturan, seperti memainkan smartphone saat berkendara.Jika sudah terjadi kecelakaan, maka yang rugi bukan hanya pengemudi saja, tetapi orang lain pun bisa celaka. Terutama mereka yang tidak bersalah, yang sedang menyeberang atau menunggu kendaraan umum di trotoar.Kecelakaan yang menimpa sekelompok orang termasuk wanita lanjut usia dan cucunya, yang sedang menyeberang jalan ini, terekam kamera. Bahkan, sekitar tiga orang melayang akibat mobil menabrak mereka. Lihat videonya.
Berniat Ukir Rekor Dunia, Sepuluh Orang Ini Malah Tewas
Beberapa rekor dunia memang mengagumkan, beberapa terkesan aneh dan lainnya sedikit terlihat bodoh. Dari menyeberang dengan hanya bermodalkan rambut yang diikat ke kawat sampai melompati 20 bus dengan motor, inilah sepuluh orang yang malah tewas saat sedang ingin mengukir rekor dunia.Menyeberang dengan kawat. Stuntman dari India bernama Sailendra Nath Roy sebenarnya sudah memegang dua rekor dunia, dan dua-duanya berhubungan dengan rambut. Di tahun 2011, dia menyeberang sepanjang 82.5 meter hanya dengan rambut yang diikat ke kawat, dan di tahun selanjutnya dia menarik sebuah kereta lokomotif dengan rambutnya sepanjang 2.5 meter. Belum puas dengan rekornya, Sailendra ingin memecahkan rekor pertamanya.Bulan Agustus 2013, rambut Sailendra tersangkut di kawatnya. Butuh waktu sekitar 45 menit untuk tim penyelamat dapat membawa Sailendra ke tempat aman, namun nyawanya sudah tiada. Hasil otopsinya mengatakan bahwa Sailendra menderita serangan jantung.
Ini Dia Nenek Paling Seksi di Dunia
Mendengar kata nenek yang terlintas di pikiran kita adalah wanita dengan penampilan tua, tidak menarik, bahkan rambuntnya sudah beruban di mana-mana. Ya, itulah kesan kita terhadap para nenek-nenek.Tetapi saat ini, banyak sekali wanita yang pandai merawat tubuhnya hingga tetap terlihat menarik, ideal, dan juga awet muda dengan atau tanpa perawatan mahal sekalipun yang mereka lakukan.Namun Anda akan dibuat heran jika melihat wanita yang satu ini, terihat muda, seksi dan juga tampak muda. Dan siapa sangka, jika ia sudah memiliki cucu alias sudah menjadi nenek. Siapakah dia?
Begini Titik Benturan dan Faktor Kecelakaan Pedestrian
 – Jika mobil berjalan luar biasa cepat, pengguna jalan lain seperti pejalan kaki yang sedang menunggu untuk menyeberang jalan, mungkin salah memperkirakan kecepatan kendaraan yang mendekat. Pejalan kaki mungkin mengira keadaan sudah aman untuk menyeberang, kemudian berjalan kaki menyeberang dan akhirnya tertabrak oleh kendaraan.Probabilitas pejalan kaki akan terluka fatal jika ditabrak oleh kendaraan bermotor, naik secara drastis dengan kecepatan tumbukan. Penelitian tahun 1990-an menunjukkan bahwa pejalan kaki memiliki 90 persen peluang selamat dari tabrakan mobil yang berjalan 30 kilometer per jam atau lebih lambat, tetapi kurang dari 50 persen peluang selamat dari tabrakan mobil dengan kecepatan 45 km/jam.Setelah menyesuaikan bias sampling dan analisis statistik di penelitian tersebut, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pejalan kaki dewasa memiliki sekitar 20 persen risiko meninggal jika ditabrak oleh mobil berkecepatan 60 km/jam.
Mengenal Macam-macam Gendongan Bayi
.co.id – Buat saya, gendong-menggendong itu menyenangkan. Apalagi masa menggendong itu cuma sebentar. Saat anak sudah maunya lari-lari, boro-boro mau digendong. Yang ada kita mengejar itu bocah ke mana-mana.Iya, masa menggendong itu sangat sebentar waktunya. Dulu, gendong-menggendong tidak terlalu hits seperti sekarang. Alhamdulillah, paling tidak sekarang sudah banyak orangtua, nenek, dan kakek, yang mengerti manfaat menggendong.Ini bisa kita lihat di tahun 2017 saja, banyak sekali gendongan bermunculan mereknya. Mulai dari pengusaha lokal yang suka babywearing sampai merek impor juga banyak, banyak banget malah. Tidak heran kalau gendongan itu adalah perlengkapan bayi wajib yang harus dimasukkan dalam daftar persiapan melahirkan.
Pedestrian Mutlak Waspada Menyeberang di Jalan Ini
Lalu lintas jalan tampak ramai, aneka kendaraan bermotor berseliweran. Bahkan, tak ketinggalan kendaraan non-bermotor pun ikut sibuk wira-wiri. Jantung kota Bogor pun siang itu cukup ramai.Para wisatawan nampak asyik menikmati Istana Bogor yang berhalaman luas. Di beberapa sudut tampak anak-anak dan orangtua memberi makan wortel kepada rusa dari balik pagar besi.Para pedagang wortel yang memetik rezeki pun sangat sumringah. Itulah suasana di kawasan Istana Bogor, yakni Istana Presiden yang terletak di Kota Bogor, Jawa Barat. Di sekitar istana, persisnya di Jalan Djuanda, warga harus ekstra waspada untuk menyeberang jalan.
Liburan Sambil Menguak Sejarah Jalan Braga Bandung
 – Tak lengkap rasanya, kalau berlibur ke Kota Kembang Bandung tidak mampir ke Jalan Braga. Jalan Braga merupakan nama salah satu jalan utama yang ada di Kota Bandung. Jalan ini sudah terkenal sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda.Hingga saat ini Jalan Braga masih dipertahankan sebagai salah satu objek wisata di Bandung yang diminati oleh para wisatawan domestik dan mancanegara. Perlu kalian ketahui bahwa, Jalan Braga merupakan jalan kecil di depan pemukiman yang cukup sunyi hingga diberin ama Jalan Culik.Hal tersebut karena lokasi ini cukup riskan, dan juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg) pada tahun 1900an. Konon, jalan ini baru dibangun saat dimulainya proyek pembuatan jalan Anyer-Panarukan yang saat itu dicetuskan oleh Daendels.
Hebat, Ketangkasan Nenek 76 Tahun dalam Tarung Bela Diri
Nenek-nenek identik dengan tubuh yang sudah renta, tidak bertenaga, dan juga lemah. Apalagi mereka juga rentan terkena berbagai macam penyakit, yang bisa saja mengharuskan mereka berbaring.Hal ini tentu berkaitan dengan aktivitas sehari-hari yang mereka jalani, serta kurangnya berolahraga ringan seperti jalan-jalan. Tetapi Anda ternyata tidaak semua nenek-nenek adalah mahluk yang lemah.Nenek yang satu ini contohnya, yang jauh dari rata-rata nenek jaman sekarang. Bahkania masih mampu mengalahkan mereka yang lebih muda, dalam bertarung bela diri. Seperti apa aksi nenek lincah ini?
Jane, Polisi Tercantik di Filipina Versi Majalah FHM
 – Jenny Ian Lee baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu dari lima polisi tercantik di Filipina. Ia adalah polisi hubungan masyarakat (PCR) dan salah satu dari personil Polisi Nasional Filipina Batalion 9 Kemanan Publik di Zambonga City.Wanita yang akrab disapa Jane itu memang sudah populer di kalangan netizen karena memiliki lebih dari 50.000 pengikut di akun Facebook pribadinya.Majalah FHM bahkan menobatkan Jane sebagai salah satu perwira polisi tercantik di Filipina. Dia termotivasi jadi polisi karena ayahnya yang juga merupakan seorang polisi hebat.
Saat Polantas Menggendong Seorang Nenek
Sebuah foto polisi lalu lintas polantas menggendong seorang nenek beredar di jejaring sosial. Dalam foto yang diunggah akun Instagram Divisi Humas Polri itu, terlihat sang polantas menyeberangkan sang nenek.Polantas yang berpakaian dinas lengkap tampak menyeberang jalan di zebra cross. Nenek yang digendong memakai kain panjang dan bersandal jepit. Tangan sang nenek merangkul bahu sang polantas, sedangkan tangan satunya lagi menggenggam sebuah tongkat.Situasi arus lalu lintas tampak ramai. Persis di belakang sang polantas, tampak becak sepeda motor bentor . Di bagian lain tampak sejumlah mobil dan sepeda motor sedang berhenti. Tugas polantas tentu saja menjaga keamanan dan kenyamanan lalu lintas jalan. Tindakan membantu pedestrian menyeberang jalan, tentu saja menjadi salah satu perwujudan tugas tadi.
Tujuh Nenek Cantik Tanpa Operasi Plastik
Memiliki wajah cantik hingga usia di atas 50 tahun, adalah idaman semua wanita di dunia. Namun hanya sebagian kecil saja wanita yang beruntung mendapatkan wajah cantik hingga nenek-nenek.Anda mungkin akan terkecoh melihat penampilan Candy Law. Wanita cantik ini ternyata telah berusia di atas 50 tahun. Begitu juga dengan Apasra Hongsakula, nenek cantik asal Thailand yang ternyata telah berusia 69 tahun.Dan menariknya lagi, kecantikan mereka didapatkan secara alami bukan melalui operasi plastik. Penasaran siapa saja nenek cantik tanpa operasi plastik yang ada di dunia? Berikut ulasannya.
Salut, Empat Pria Ini Berani Nikahi Nenek-nenek
Takdir seseorang memang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Tuhan. Begitu pun dengan jodoh, jodoh kadang tidak mengenal batas usia. Dengan adanya cinta, segala perbedaan bisa diterima dan dimaklumi.Seperti yang dialami beberapa pria ini, mereka menikahi nenek-nenek dengan usia terpaut cukup jauh. Namun hal tersebut tidak membuat mereka berhenti untuk mendapatkan cinta yang sesungguhnya. Umur bukan halangan bagi mereka. Langsung saja, berikut empat pria muda asal Indonesia yang berani menikahi nenek-nenek yang sudah tua.Rokim 24 dan Tampi 67 . Pernikahan yang baru-baru ini menjadi viral di media sosial ini memang sangat menarik perhatian. Pernikahan pemuda kelahiran Nganjuk, 10 Juli 1993, ini memang tak biasa. Pasalnya, mempelai perempuan yang bernama Tampi itu merupakan seorang janda kelahiran Madiun pada 18 Januari 1950.
Alasan Pantang Mendahului Saat Pandangan Terhalang
 – Pandangan yang terhalang dapat memperlebar celah terjadinya insiden maupun kecelakaan. Terlebih saat hendak mendahului. Sebuah spekulasi bila nekat mendahului dengan kondisi pandangan yang terhalang.Minimnya informasi soal pergerakan kendaraan dari arah depan, tentunya sangat berisiko menimbulkan tabrakan. Bahkan, bukan mustahil bertabrakan dengan objek bergerak dari samping. Entah itu orang atau hewan yang menyeberang, maupun pengendara sepeda motor yang hendak menyeberang jalan.Di sisi lain, minimnya informasi soal lintasan yang akan dilalui juga bisa merusak kenyamanan, ketika tiba-tiba permukaan jalan bergelombang atau berlubang. Jalan bergelombang dan berlubang dapat merusak kemampuan pesepeda motor dalam menjaga keseimbangan tunggangannya.
Kesal dengan Bebek Menyeberang Jalan, Pengendara Putar Balik
Jembatan penyeberangan atau zebra cross dibuat untuk memudahkan seseorang menyeberang jalan. Tetapi, ada juga beberapa jalan yang memberikan akses khusus bukan hanya kepada manusia, tetapi kepada binatang untuk menyeberang jalan.Di Jepang, ada penyeberangan khusus untuk kura-kura. Dan di beberapa negara Eropa, ada yang memberikan jalan khusus bebek. Tetapi jika Anda menjadi pengendara di sini, siap-siap saja kesal.Pasalnya, mereka harus mengalah dan memberikan jalan leluasa kepada bebek yang sedang menyeberang jalan. Uniknya lagi, bebek yang menyeberang seolah-olah tidak ada habisnya. Anda bisa menyimaknya di dalam video di bawah ini.
Ayah Tunanetra Gendong Anak Ini Bikin Netizen Terharu
Setiap orangtua pasti akan mencintai anaknya sepenuh hati, menjaganya hingga dewasa, dan melindunginya dari bahaya sejak kecil. Meskipun memiliki risiko yang dihadapi orangtua, pasti akan melakukan apapun juga untuk anaknya.Bukan hanya orangtua yang sempurna saja yang akan menjaga anaknya dari bahaya, demikian juga mereka yang memiliki kekurangan, akan menjaga anaknya. Salah satunya ayah tunanetra ini, yang mengharukan netizen.Bagaimana tidak, meskipun ia tidak memiliki indera penglihatan tapi masih berusaha untuk menjaga anaknya. Seperti apa ceritanya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Haru, Kisah Hidup Sebatang Kara Nenek Rokayah
Di Dusun Krajan Desa Gambirono, Kecamatan Bangsal Sari, Jember inilah nenek Rokayah tinggal. Sekadar memilah kayu dan bambu untuk kayu bakar adalah aktivitas yang dijalaninya setiap hari.Maklum saja, nenek berusia 87 tahun ini hidup seorang diri sejak kepergian suami menghadap ilahi. Rumah tinggal Rokayah tidak lebih menyerupai bangunan gubuk, sempit, dan pengap. Hidup miskin sebatang kara membuat nenek Rokayah hanya mengandalkan belas kasihan tetangga.Bahkan, terkadang untuk mengobati rasa laparnya, nenek Rokayah kerap memakan rumput di halaman rumahnya. Anda ingin tahu kisah hidupnya lebih jauh? Simak berikut ini.
Tak Hanya Rambu, Jalan Ini Pun Ditutup Beton
VIVA.co.id – Pemerintah wajib menyediakan rambu dan marka jalan. Kelengkapan infrastruktur jalan itu diharapkan mampu membuat para pengguna jalan nya menjadi lebih selamat, serta aman dan nyaman. Tentu dengan catatan, rambu, dan marka jalan tadi bisa ditaati oleh para pengguna jalan. Lantas, bagaimana jika tidak ditaati?Ya, seperti di salah satu sudut Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, persisnya sebelum kedutaan besar Belanda, banyak tersebar rambu jalan. Mulai dari rambu yang menyatakan ada halte bus, larangan berhenti, larangan berbelok kiri hingga larangan masuk.Nah di jalan yang persis di samping halte bus, bahkan dipasang dua rambu, yakni larangan berbelok kiri dan larangan masuk. Jalan itu tak lebih dari 100 meter setelah perempatan Jalan HR Rasuna Said yang bertemu dengan Jalan Gatot Subroto. 
Detik-detik Mengerikan Nenek 'Jatuhkan' Cucu dari Eskalator
Sebuah rekaman mengerikan di sebuah mal di China, menunjukkan detik-detik seorang nenek secara tak sengaja menjatuhkan cucunya yang masih bayi, setelah terpeleset saat hendak turun menggunakan eskalator.Dalam rekaman tersebut, tampak si nenek sedang berjalan menuju eskalator sambil membawa cucunya yang baru berusia empat bulan di sebuah mal di China. Saat hendak naik eskalator, nenek itu terpeleset dan kehilangan keseimbangan sehingga menjatuhkan cucunya ke bawah.Nenek itu sempat mencoba meraih kembali cucunya sebelum benar-benar terjatuh, namun semuanya sudah terlambat. Hingga akhirnya cucu kesayangannya terjatuh dari ketinggian 9 meter.
Hebat, Empat Nenek Ini Masih Bisa Melahirkan di Usia Tua
Semua pasangan suami istri pasti mendambakan kehadiran seorang anak untuk melengkapi keluarga mereka. Maka tak heran berbagai macam cara ditempuh sejumlah pasangan untuk mendapatkan seorang anak. Bahkan ketika mereka belum saja dikaruniai seorang anak, apalagi sudah lanjut usia, jalan terbaik yang bisa dilakukan antara lain dengan pembuahan di dalam sel telur atau program bayi tabung.Menurut penelitian, wanita yang sudah lanjut usia memang sangat rentan akibatnya bagi kesehatan untuk melahirkan seorang anak. Namun, berkat kecanggihan teknologi sekarang, wanita yang sudah tua pun masih bisa melahirkan seorang anak dengan kondisi normal.Misalnya saja nenek-nenek tangguh ini yang melahirkan seorang anak di usia mereka yang sudah cukup tua. Penasaran? Berikut empat nenek yang melahirkan di usia tua.
Wujudkan Trotoar Jalan yang Humanis
.co.id – Gebrakan Bulan Tertib Trotoar yang digulirkan Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta pada Agustus 2017 menjadi isyarat penting bagi kita para pedestrian untuk lebih pandai dalam berlalu lintas jalan. Di sisi lain, langkah yang digulirkan sebagai terjemahan Instruksi Gubernur DKI Jakarta No 99 tahun 2017, juga menjadi introspeksi bagi Pemprov sendiri.Kepandaian dalam berlalu lintas jalan yang perlu ditingkatkan oleh para pedestrian adalah untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan berlalu lintas jalan. Urusan yang satu ini terkait dengan fakta bahwa belasan pedestrian tewas akibat kecelakaan di tanah air. Dalam praktiknya, hal itu mutlak dicerminkan saat berjalan di trotoar, menyeberang dengan aman dan selamat, hingga senantiasa fokus ketika berjalan.Khusus yang terakhir, berjalan tak perlu disambi dengan aktivitas yang membuat konsentrasi luluh. Misalnya, tidak berponsel saat berjalan. Dalam menyeberang jalan, pedestrian mutlak di area yang sudah disediakan. Mulai dari marka zebra cross hingga jembatan penyeberangan orang (JPO).