Jangan Pernah Malu Publikasikan Karya Anda

Jangan Pernah Malu Publikasikan Karya Anda

Andhicha Rachmansyah  ⋅  31 Mar 2016 08:00:17

Saya masih ingat betul, saat duduk di bangku SMP adalah masa-masa produktif saya menulis puisi. Saya menulis puisi di buku tulis biasa. Dalam sehari, saya bisa menulis 3-4 puisi. Lama-lama puisi saya semakin banyak. Tapi saya merasa ada yang kurang hanya dengan menulis dan menyimpan kumpulan puisi itu. Saya ingin orang lain juga membacanya.Maka, saya berikan buku kumpulan puisi saya itu kepada teman-teman satu kelas untuk dibaca secara bergilir. Saya minta mereka untuk memilih puisi mana yang menurut mereka paling bagus dan mengomentarinya. Dengan cara itu, selain memotivasi saya untuk menulis puisi lebih banyak lagi, juga membuat saya tahu bahwa karya yang banyak disukai orang itu seperti apa.Saya tertantang untuk menulis puisi yang lebih bagus lagi. Dan usaha saya ternyata tidak sia-sia. Saat SMA, puisi saya untuk pertama kalinya dimuat di majalah Islam terbesar di Indonesia, majalah Sabili. Mungkin karena itu, saya jadi agak gregetan jika ada teman yang punya karya yang bagus, setidaknya menurut saya, tapi enggan mempublikasikan karyanya.

Continue Reading

Related Posts