Kancyl - social bookmarking website

Kompleks Olahraga Hambalang Riwayatmu Kini

Kompleks Olahraga Hambalang Riwayatmu Kini

Omar Indra  ⋅  16 Mar 2016 15:29:05

Masih ingat dengan mega proyek Hambalang? Ya proyek kompleks olahraga yang bernilai Rp 2,5 triliun yang sudah bertahun-tahun mangkrak.Pembangunan proyek Hambalang dihentikan sejak tahun 2011, ketika KPK mulai membongkar praktik korupsi dalam proses pembangunannya. Lalu, bagaimana keadaannya kini?detikcom mendatangi proyek yang bernama lengkap Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Desa Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/3/2016). Kompleks olahraga yang berdiri di atas lahan seluas 32 hektar itu terlihat sangat memprihatinkan.Saat masuk ke kompleks proyek yang bahkan belum sampai setengah jadi itu, rumput-rumput liar langsung menyambut. Tanaman-tanaman liar juga tersebar di setiap sudut. Hanya terlihat sebuah masjid yang berdiri di antara tengah-tengah bangunan-bangunan kosong yang tampak 'hidup' di tanah seluas 32 hektar tersebut.Bangunan-bangunan yang belum jadi nampak lusuh. Tembok-tembok yang masih menampakkan batu bata 'telanjang' menjadi pemandangan di beberapa bagian bangunan. Wajar saja karena sudah lebih dari 4 tahun didiamkan.Saat memasuki salah satu bangunan, keadaannya lebih memprihatinkan, benar-benar tidak terawat. Instalasi bangunan rusak parah.Tak ada alat berat yang terlihat di kompleks Hambalang. Kawasan yang direncanakan dipenuhi berbagai sarana dan prasarana olahraga itu dibiarkan terbengkalai begitu saja.Beberapa bangunan terlihat sudah lebih dari 40 persen jadi dan megah berdiri. Namun, di bagian lain masih membutuhkan proses panjang untuk bisa berdiri kokoh.Beberapa tahun yang lalu, tanah di kompleks olahraga Hambalang sempat longsor. Bangunan yang belum jadi pun sebagian rusak karena longsor itu.Pembangunan proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang dimulai pada tahun 2010. Saat itu, PT Adhi Karya menjadi salah satu perusahaan pemenang tender. Namun, belum sampai setahun pembangunan berjalan, KPK mencium ada yang tidak beres dalam proses pembangunan proyek senilai Rp 2,5 triliun itu.Benar saja, ternyata ada kongkalikong sejak perencanaan pembangunan proyek ini. KPK pun menjerat berbagai pihak, termasuk Menpora saat itu, Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum yang pada saat proyek dikerjakan menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat di DPR.Sejak praktik korupsi terkuak, pembangunan pun dihentikan. Sehingga, impian untuk memiliki sebuah pusat pelatihan dan pendidikan olahraga dengan fasilitas terlengkap masih jauh panggang dari api.Kini, Menpora Imam Nachrowi berniat untuk melanjutkan pembangunan proyek Hambalang. Namun, niat tersebut masih harus melalui proses panjang terkait masalah pendanaan."Kalau rencana ini lanjut, ahlinya pasti akan turun. Tapi sebelum itu, saya ingin ajak masyarakat ayo sayembara, siapa punya pikiran besar Hambalang, ayo kita buka. Daripada bayar konsultan mahal, masyarakat bisa munculkan ide, mau dibuat apa Hambalang ini?" ujar Imam."Targetnya? Secepatnya saya siapkan, soal ahli anggaran konstruksi dll. Ada beberapa bangunan yang sudah di atas 40 persen, akan dilanjutkan pembangunannya. Yang belum 40 persen, kalau layak atau tidak mungkin, bisa dibuat lebih kokoh biar tidak ada kekhawatiran," tegas Imam.Lalu, bisakah Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) berdiri kokoh di Bukit Hambalang?

Continue Reading

Related Posts