Menyantap Sate Gajih Tanpa Harus Menanti Sekaten

Menyantap Sate Gajih Tanpa Harus Menanti Sekaten

Hizkia Nazarullah  ⋅  14 Mar 2016 00:45:16

Sate gajih identik dengan sekaten, makanan dari lemak daging sapi ini selalu hadir dalam acara tahunan menyambut maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Jika memang benar-benar mengidam, namun sekaten masih jauh dari penyelenggaraan ataupun sudah terlewat, jangan khawatir, ada seorang ibu-ibu yang tiap sore menawarkan sate gajih andalannya. Tak hanya itu, ada menu makanan lain yang tentunya tak kalah sekatenisme-nya.Jika ada yang belum tahu sate gajih, gajih berasal dari kata Jawa, gajih bahasa Jawa dari lemak. Lemak yang dipakai berasal dari daging sapi atau sandung lamur. Bumbu dari gula merah dan bawang yang dibalutkan pada lemak sapi menjadikan rasa sate gajih terasa manis.Sate gajih akan dibakar setengah matang dan baru akan dibakar lagi jika ada pembeli. Menjadikan sate gajih ini begitu panas dan lumer saat dimulut dengan sensasi yang unik. Jangan terlalu lama membiarkan sate gajih ini, sate gajih harus segera dimakan setelah dibakar, karena jika tidak akan ngendal atau lemaknya mengeras.

Continue Reading

Related Posts