Loading..
Loading gif

Content Section

Andhicha Rachmansyah

· News · 51 · 0

Dengan Menulis Kartini Menggugah Dunia

Dengan Menulis Kartini Menggugah Dunia

Pada tahun 1870-an, tidak banyak pribumi terpelajar pada masa itu. Bahkan saking sedikitnya, bisa dihitung dengan jari di setiap sekolah Belanda. Pribumi-pribumi terpelajar itu biasanya anak pegawai pemerintahan, anak ningrat, atau juga anak saudagar kaya. Sedangkan masyarakat miskin tak mengecap pendidikan. Jangankan merasakan ilmu pengetahuan, hidup tenang saja sudah menjadi suatu kebahagiaan.

Pendidikan ini pula yang membuka mata, telinga, pikiran, dan hati, pribumi terpelajar atas keresahan masyarakat di sekitarnya, dan juga seluruh negerinya. Satu di antara wanita pribumi terpelajar itu adalah R.A. Kartini, ia merupakan seorang putri Bupati Jepara, R.M Ario Sosro Ningrat.

Sebagai anak seorang bangsawan sebenarnya Kartini bisa hidup tenang, semua bisa didapatkan, hanya saja tinggal menuruti budaya mereka. Tapi tidak bagi seorang Kartini, ia peduli terhadap pendidikan di negerinya, ia peduli terhadap perlakuan wanita di masanya, ia selalu gelisah, hidup terasa terbebani jika apa yang ia impikan tidak tercapai.

Read More

www.viva.co.id · Sunday, 21 May 2017 19:54